Gubernur Gorontalo ke Rismaharini: Maaf Jika Ada Kalimat Menyinggung Ibu Menteri

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta maaf ke Menteri Sosial Tri Rismaharini

Muhammad Yunus
Selasa, 05 Oktober 2021 | 06:58 WIB
Gubernur Gorontalo ke Rismaharini: Maaf Jika Ada Kalimat Menyinggung Ibu Menteri
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie saat diwawancarai wartawan, Jumat (1/10/2021). Gubernur Rusli mengaku prihatin dan tersinggung dengan sikap Mensos Risma yang marah-marah di kampung halamannya. [Dok. Pemprov Gorontalo]

SuaraSulsel.id - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta maaf ke Menteri Sosial Tri Rismaharini. Rusli mengatakan permasalahan yang membuat heboh publik akibat miskomunikasi.

Rusli menegaskan, permasalahan yang ada sama sekali tak ada kaitannya dengan politik. Oleh karena itu ia meminta agar permasalahan tersebut tidak dikait-kaitkan dengan politik.

“Ini hanya masalah miskomunikasi. Jangan digiring apalagi dikaitkan dengan politik. Tidak ada sama sekali kaitannya dengan politik,” tegas Rusli Habibie yang juga menjabat Ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo.

Mengutip gopos.id -- jaringan Suara.com, Rusli Habibie mengaku telah menerima pesan pribadi melalui WhatsApp yang dikirimkan Mensos Risma. Selain itu pesan yang sama juga diterima istrinya, Idah Syahidah.

Baca Juga:Mensos Risma Marah dan Tunjuk-tunjuk Seorang PKH di Gorontalo, Gubernur: Itu Pegawai Saya

“Sebagai gubernur saya juga menyampaikan permohonan maaf jika ada kalimat atau sikap saya yang menyinggung Ibu Menteri,” ujar Rusli Habibie di kediaman pribadinya, Minggu 3 Oktober 2021.

Rusli mengatakan, reaksinya terhadap aksi Mensos Risma pada dasarnya merupakan sikap perhatian dan sayang kepada Mensos Risma. Sebab Rusli mengaku agak khawatir ketika Mensos Risma berhadapan dengan orang yang tingkat kecerdasannya kurang.

“Mudah-mudahan ini menjadi pertama dan terakhir di Gorontalo, jangan sampai nanti ibu melakukan hal itu kepada warga yang tingkat kecerdasannya kurang. Maka Ibu Menteri yang balik diserang. Itu yang tidak diharapkan,” urainya.

Korban Memaafkan

Di tempat yang sama, Pendamping Penerima Keluarga Harapan (PKH), Fajar Napu, menyampaikan sikap serupa.

Baca Juga:Mensos Risma Beri Pekerjaan Ibu di Tangsel yang Bayinya Jadi Manusia Silver

Pria yang menjadi sasaran kemarahan Mensos Risma itu mengaku, apa yang dilakukan mantan Wali Kota Surabaya tersebut adalah pembelajaran bagi dirinya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini