alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Covid-19 di Sulsel Diklaim Terkendali, Luwu Timur dan Tana Toraja Masih Zona Orange

Muhammad Yunus Rabu, 22 September 2021 | 15:28 WIB

Covid-19 di Sulsel Diklaim Terkendali, Luwu Timur dan Tana Toraja Masih Zona Orange
Sakda Aceh Taqwallah saat menyaksikan kegiatan vaksinasi bagi pelajar di SMAN1 Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. [ANTARA]

Tersisa Kabupaten Luwu Timur dan Tana Toraja masuk zona orange

SuaraSulsel.id - Penanganan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan diklaim terkendali. Daerah yang masuk dalam zona orange dalam kasus penyebaran Covid-19 tersisa Kabupaten Luwu Timur dan Tana Toraja.

"Yang orange tinggal dua. Luwu Timur sama Tana Toraja. Sisanya zona kuning. Untuk zona merah di Sulsel sekarang tidak ada," kata Ketua Pakar Epidemiologi Indonesia (PAEI) Sulsel yang juga Ketua Tim Konsultan Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Ridwan Amiruddin kepada SuaraSulsel.id, Rabu 22 September 2021.

Berdasarkan data Situasi dan Perkembangan Pengendalian dan Penanganan Covid-19 Sulsel pada hari ke-549, Minggu 19 September 2021 diketahui pasien covid-19 yang terkonfimasi tercatat ada 78 orang dari jumlah akumulasi sebanyak 107.812.

Pasien yang sembuh sebanyak 243 orang dari total akumulasi keseluruhan, 103.366. Meninggal dunia tercatat 2. Dengan jumlah akumulasi keseluruhan sebanyak 2.180.

Baca Juga: Jasad Kakak Korban Cungkil Mata Tumbal Pesugihan di Gowa, Diautopsi Polisi di Kuburan

Sementara jumlah testing tercatat ada 2.766 terbagi dari PCR sebanyak 2.700 dan Antigen sebanyak 66. Jumlah total akumulasinya adalah 835.680.

Pasien positif aktif covid-19 di Sulsel sebanyak 2.266 atau 2,10 persen. Angka kesembuhan tercatat 103. 366 atau 95, 88 persen. Angka kematian, yakni 2.180 atau 2,02 persen dan posivity rate sebanyak 2,89 persen.

Ridwan menjelaskan penyebab terkendalinya kasus penyebaran covid-19 di Sulsel tersebut disebabkan dari terlaksananya program yang telah dijalankan secara bersama-sama. Seperti program 5 M, 3 T dan program vaksinasi dan lainnya.

"Iya, tidak bisa hanya dengan protokol. Tapi karena merupakan akumulasi atau kombinasi seluruh program yang dijalankan secara bersama-sama," katanya.

Kontributor : Muhammad Aidil

Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel Perintahkan Konversi Jika BOR Rumah Sakit Tembus 70 Persen

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait