Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia

Perusahaan global Mars, Incorporated mulai memperluas intervensi sosialnya di Indonesia

Muhammad Yunus
Sabtu, 28 Februari 2026 | 11:11 WIB
Mars Gelontorkan Rp48 Miliar untuk Program Komunitas Kakao di Indonesia
Mars memperkuat program ekonomi dan ketahanan komunitas di wilayah penghasil kakao [SuaraSulsel.id/Mars]
Baca 10 detik
  • Mars Incorporated meluncurkan Mars Impact Fund di Indonesia dengan dana $3 juta untuk program ekonomi komunitas kakao.
  • Pendanaan tiga tahun ini fokus memperkuat Kelompok Simpan Pinjam Desa (VSLA) dan ketahanan sosial petani.
  • Program ini menargetkan 17.250 petani di 85 desa, dengan penekanan pada inklusi keuangan perempuan dan perlindungan anak.

SuaraSulsel.id - Perusahaan global Mars, Incorporated mulai memperluas intervensi sosialnya di Indonesia dengan meluncurkan Mars Impact Fund.

Bersamaan dengan itu, perusahaan menyetujui pendanaan senilai 3 juta dolar AS (sekitar Rp48 miliar) untuk Save the Children.

Guna memperkuat program ekonomi dan ketahanan komunitas di wilayah penghasil kakao.

Pendanaan selama tiga tahun tersebut difokuskan pada pengembangan Kelompok Simpan Pinjam Desa (Village Savings and Loan Association/VSLA) serta penguatan ketahanan sosial masyarakat petani kakao.

Baca Juga:Petani Laoli Luwu Timur Terancam Digusur untuk Kawasan Industri, LBH Laporkan Pemkab ke Komnas HAM

Direktur Eksekutif Mars Impact Fund, Michelle Grogg, menekankan bahwa pendekatan berbasis kebutuhan lokal menjadi kunci dalam program ini.

Ia menyebut kolaborasi dengan Save the Children diarahkan untuk mendorong inklusi keuangan, diversifikasi pendapatan, dan praktik ramah iklim di tingkat komunitas.

Program ini akan melengkapi proyek Mars Village Cluster yang sebelumnya dijalankan bisnis kakao Mars, yang berfokus pada peningkatan produktivitas dan pengembangan agroforestri.

Melalui pendanaan baru ini, VSLA ditargetkan menjadi motor perubahan ekonomi di desa-desa sasaran.

Di Indonesia, Presiden Direktur PT Mars Symbioscience Indonesia Marlyn Sumbung menyatakan inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam pemberdayaan komunitas kakao.

Baca Juga:Petani Lada Luwu Utara Tolak Pembangunan Markas TNI di Blok Tanamalia PT Vale

Ia menilai penguatan ekonomi perempuan dan praktik pertanian berkelanjutan dapat membuka peluang baru bagi petani dan keluarga mereka.

Sasar Ribuan Petani dan Ratusan Desa

Dalam dokumen program, dana dari Mars Impact Fund akan digunakan untuk beberapa target utama.

Antara lain pembentukan 85 kelompok VSLA yang ditargetkan menjangkau 17.250 petani, dengan sekitar 60 persen peserta adalah perempuan.

Peningkatan partisipasi perempuan dan pemuda dalam pengambilan keputusan komunitas melalui forum lintas pemangku kepentingan.

Penguatan sistem perlindungan anak di 115 desa, termasuk penanganan isu pekerja anak dan peningkatan kehadiran sekolah.

Penyusunan rencana kesiapsiagaan bencana serta penerapan praktik pertanian ramah iklim di komunitas kakao.

CEO Save the Children Indonesia, Dessy Kurwiany Ukar, menyebut kemitraan panjang dengan Mars telah diterjemahkan ke dalam berbagai program berbasis komunitas.

Menurutnya, pendekatan yang dipimpin secara lokal penting untuk memperkuat perlindungan anak sekaligus memperluas peluang ekonomi bagi perempuan dan generasi muda di wilayah sentra kakao.

Bagian dari Agenda Global

Secara global, Mars dan Save the Children telah bekerja sama lebih dari 14 tahun.

Sejak 2011, Mars bersama Mars Snacking Foundation dilaporkan telah menginvestasikan sekitar 24 juta dolar AS dalam program kesehatan anak, perlindungan dari pekerjaan berbahaya, tanggap darurat, dan keterlibatan karyawan.

Mars Impact Fund sendiri dirancang sebagai kendaraan filantropi korporasi dengan tiga fokus utama.

Penguatan ketahanan komunitas sumber daya, pengembangan jalur karier ilmuwan di sektor pangan dan pertanian, serta peningkatan kesejahteraan hewan pendamping.

Perusahaan menargetkan dana filantropi ini menyalurkan total 85 juta dolar AS sepanjang 2025–2027.

Mulai 2028, Mars memperkirakan distribusi dana tambahan minimal 50 juta dolar AS per tahun.

Langkah ini menandai upaya perusahaan memperluas investasi sosial jangka panjang, khususnya di negara produsen kakao seperti Indonesia, yang selama ini menjadi bagian penting rantai pasok global mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini