Dia menggarisbawahi, hanya orang tidak fair yang tidak mengapreseasi kebijakan tersebut. "Era sekarang sangat sulit ditemukan pemimpin yang berkomitmen tinggi seperti itu," kata Djusman.
"Yang diselamatkan adalah hak rakyat dan itu sudah mewakili kami penggiat anti korupsi," pungkasnya.