Ramuan Antioksidan dan Penambah Imun Mahasiswa Unhas Juara 1, Dapat Rp 50 Juta

Meraih juara pertama tingkat nasional

Muhammad Yunus
Senin, 30 Agustus 2021 | 17:12 WIB
Ramuan Antioksidan dan Penambah Imun Mahasiswa Unhas Juara 1, Dapat Rp 50 Juta
Tim Mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Hasanuddin juara 1 lomba riset Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit [SuaraSulsel.id / Unhas]

SuaraSulsel.id - Tim Mahasiswa Fakultas Farmasi Unhas kembali memperoleh prestasi membanggakan. Dengan meraih juara pertama tingkat nasional.

Pada penyelenggaraan lomba riset dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). Pengumuman pemenang telah berlangsung pada Jumat (27/08).

Melalui wawancara pada Senin (30/08) bersama Cindy Kristina Enggi selaku ketua tim menjelaskan, keikutsertaan tersebut didasari karena ketertarikan dalam hal penelitian.

Terutama bidang kesehatan. Pada saat bersamaan, muncul informasi mengenai lomba riset BPDPKS mengenai pemanfaatan kelapa sawit.

Baca Juga:Tanaman Herbal yang Dibuat Minuman Penambah Imun Bisa Tangkal Covid-19, Ini Faktanya

"Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas terbesar yang dimiliki Indonesia, tetapi pemanfaatannya terutama dalam bidang kesehatan belum cukup terjamah. Berangkat dari hal tersebut, kami memikirkan ide untuk memanfaatkan kelapa sawit dalam bidang kesehatan. Setelah melakukan penelusuran pustaka, ternyata minyak sawit memiliki kandungan beta karoten tinggi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan," jelas Cindy.

Lebih lanjut, Cindy menambahkan pada perlombaan tersebut timnya menghadirkan inovasi berupa serbuk minuman kesehatan. Kombinasi dispersi padat dan floating gel in-situ dari ekstrak karotenoid minyak kelapa sawit.

Cukup dengan konsumsi sekali sehari, sediaannya dapat menghasilkan efek antioksidan dan peningkatan sistem imun tubuh.

Teknologi dispersi padat digunakan untuk meningkatkan kelarutan ekstrak beta karoten dari minyak kelapa sawit.

Sedangkan, teknologi floating gel in-situ akan meningkatkan waktu tinggal obat dalam lambung guna menghindari degradasi beta karoten serta mencapai penyerapan yang optimal.

Baca Juga:CEK FAKTA: Minuman Penambah Imun Bisa Tangkal Infeksi Covid-19?

"Nantinya ketika sediaan ini dikonsumsi, maka sediaan akan membentuk gel yang menetap dan mengapung di lambung dan membantu penyerapan beta karoten. Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, diharapkan beta karoten dapat terabsorbsi sepenuhnya didalam tubuh selama kurun waktu 24 jam, meningkatkan efek antioksidan dan meningkatkan sistem imun," tambah Cindy.

Melalui keikutsertaan tersebut, Cindy beserta tim berharap mahasiswa serta peneliti Indonesia lainnya dapat meningkatkan minatnya dalam melakukan riset kelapa sawit.

Masih banyak hal yang bisa serta perlu diteliti dan dikembangkan untuk meningkatkan pemberdayaan perkebunan industri yang saling bersinergi dari aspek hulu hingga hilir serta mencapai industri sawit nasional yang tangguh dan berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini