alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Arus Laut Deras dan Ombak Besar Saat Penyelam Unhas Kibarkan Bendera Merah Putih

Muhammad Yunus Minggu, 15 Agustus 2021 | 19:07 WIB

Arus Laut Deras dan Ombak Besar Saat Penyelam Unhas Kibarkan Bendera Merah Putih
Penyelam Unhas mengibarkan bendera merah putih. Pada kedalaman 8 meter di bawah laut Pulau Kodingareng Keke, Kota Makassar, Minggu 15 Agustus 2021 [SuaraSulsel.id / Unhas]

Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76

SuaraSulsel.id - Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 sekaligus merayakan Dies Natalis ke-65 Unhas, Tim Penyelam Universitas Hasanuddin yang tergabung dalam Gustalcom (Gusung Tallasa Community) melakukan pengibaran bendera merah putih. Pada kedalaman 8 meter di bawah laut yang berlokasi di Pulau Kodingareng Keke, Makassar, Minggu 15 Agustus 2021.

Koordinator pengibaran bendera, Rusnadi Padjung, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kontribusi Unhas dalam memperingati Hari Kemerdekaan sekaligus menyambut Dies Natalis ke-65 Unhas.

Gustalcom adalah komunitas yang didalamnya terdiri dari para dosen maupun keluarga Unhas yang senang akan laut.

Komunitas ini berinisiatif melaksanakan pengibaran bendera di bawah laut. Selain itu, kegiatan tersebut juga sejalan dengan visi misi Unhas sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, seni dan teknologi berbasis kemaritiman.

Baca Juga: Pelajar di Klaten Kirab 76 Bendera Merah Putih Keliling Kampung

"Pulau tersebut dipilih sebagai lokasi kegiatan mengingat konturnya yang bagus dan didukung dengan adanya lukisan garuda di dadaku. Jumlah penyelam 17 orang disesuaikan dengan tanggal kemerdekaan Indonesia," kata Rusnadi.

Untuk kegiatannya sendiri, tim penyelam mengawali dengan upacara sebelum menyelam. Saat berada di dasar laut dan bendera terpasang sempurna, kemudian dilakukan penghormatan serta pemasangan spanduk ucapan HUT RI dan Dies Natalis Unhas.

Selama proses kegiatan berlangsung, Rusnadi menambahkan para penyelam tidak mendapatkan kesulitan yang berarti.

"Hambatannya hanya terletak pada arus air yang cukup deras, sehingga menyulitkan para penyelam dan juga ombak laut yang cukup besar. Namun, kemudian semua hambatan tersebut dapat teratasi," jelas Rusnadi.

Selain pengibaran bendera, dilakukan pembersihan kawasan pantai. Tujuannya selain menjaga kebersihan pantai, juga membangkitkan semangat kecintaan masyarakat terhadap pantai.

Baca Juga: Jelang HUT RI, Omzet Penjual Pernak-pernik Kemerdekaan Anjlok Akibat Pandemi

Tidak hanya itu, direncanakan akan dilaksanakan pula penanaman mangrove di kawasan Makassar New Port dan Transplantasi Terumbu Karang di Gusung Panyua Makassar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait