Setelah dua hari dua malam berenang di tengah lautan, Arbain menemukan sebuah rompon. Rakit sederhana yang terbuat dari bambu tempat ikan berkumpul. Ia pun kemudian memanfaatkan dengan cara menaiki rompon tersebut guna menyelamatkan diri.
Selama 4 hari berada di lautan luas, Arbain harus memakan tiram dan meminum air laut demi bertahan hidup seraya memasrahkan diri kepada yang Maha Kuasa serta perbanyak zikir.
"Ya, kuasa Tuhan Pak, pasrah saja, baca dzikir Insyaallah ada keajaiban itu," tuturnya.
Pada hari Kamis, 23 Juni 2021, sekira pukul 08.00 pagi Arbain akhirnya ditemukan oleh Madi (36) seorang nelayan asal kampung Babelle, Kelurahan Bulete Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang ketika itu sedang melakukan perjalanan untuk memancing ikan di laut.
Baca Juga:Viral Seorang Nenek 70 Tahun Ditemukan Terombang-ambing di Tengah Laut
Madi menjelaskan, dari kejauhan ia melihat ada sebuah kode berupa lambain bendera. Dirinya yang merasa penasaran memutuskan untuk mendekati lokasi bendera tersebut.
Ia pun terkejut ketika melihat ada seorang berada di atas Rompon dalam kondisi lemas tak berdaya.
"Dari jauh saya liat ada kode bendera, terus saya penasaran saya coba mi pergi cari tau ternyata ada orang di atas itu Rompon kondisinya lemas sekali," imbuhnya.
Meski kondisi Arbain lemas dan mengkhawatirkan, tetapi ia berhasil diselamatkan.
Madi kemudian memutuskan untuk membawa Arbain di rumahnya yang berjarak sekira 14 Mil dari lokasi kejadian guna memberikan perawatan dan pertolongan pada Arbain.
Baca Juga:Heboh! Warga Temukan Seorang Nenek 70 Tahun Terapung di Tengah Laut