Mudik di Sulawesi Tenggara Sulit Dibendung, Warga Serbu Kapal Penyeberangan

Ribuan pemudik berdesak-desakan di sejumlah pelabuhan penyeberangan. Berdesak-desakan naik ke atas kapal.

Muhammad Yunus
Kamis, 06 Mei 2021 | 10:53 WIB
Mudik di Sulawesi Tenggara Sulit Dibendung, Warga Serbu Kapal Penyeberangan
Pemudik berkerumun di Pelabuhan Nusantara Kota Kendari. Sehari sebelum larangan mudik, Rabu 5 Mei 2021 / [telisik.id]

SuaraSulsel.id - Arus mudik di Sulawesi Tenggara sulit dibendung. Meski pemerintah telah mengeluarkan surat edaran larangan mudik bagi warga.

Rabu 5 Mei 2021 atau satu sehari sebelum pemberlakuan aturan larangan mudik, ribuan pemudik berdesak-desakan di sejumlah pelabuhan penyeberangan, Berdesak-desakan naik ke atas kapal.

Seperti terlihat di Pelabuhan Penyeberangan Kolaka - Bone. Warga berbondong-bondong naik ke atas kepal ferry. Dari Kolaka Sulawesi Tenggara menuju Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Pemandangan yang sama juga terlihat di Pelabuhan Nusantara Kota Kendari. Kapal penumpang Ekspres Pricilia 88 lintas Kendari-Raha-Baubau yang tiba di Pelabuhan Nusantara Kota Kendari, sekira pukul 14.00 Wita. Diserbu pemudik.

Baca Juga:Serikat Pekerja Pelabuhan Kapal Malam Kendari Tolak Larangan Mudik

Ekspres Pricilia merupakan kapal gelombang III yang dioperasikan mengangkut penumpang yang berangkat pada H-1 larangan mudik diberlakukan.

Dari pantauan Telisik.id -- jaringan Suara.com, ratusan penumpang terlihat memadati dermaga menunggu Ekspres Pricilia 88 sandar di Pelabuhan Nusantara.

Tidak menunggu waktu lama, beberapa penumpang langsung berusaha menerobos masuk melalui bagian depan pemudik kapal.

"Sabar-sabar," teriak petugas di atas kapal.

Warga menyerbu kapal penyeberangan di Pelabuhan Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu 5 Mei 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]
Warga menyerbu kapal penyeberangan di Pelabuhan Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu 5 Mei 2021 / [SuaraSulsel.id / Istimewa]

Sementara itu, bagian depan pintu masuk nampak penumpang saling berdesak-desakan berusaha masuk ke dalam kapal yang akan mengantarkan ke kampung halaman masing-masing.

Baca Juga:Jelang Larangan Mudik, Penumpang Kapal di Pelabuhan Kendari Membludak

Terlihat, sejumlah penumpang tersebut tidak menerapkan protokol kesehatan COVID-19, seperti jaga jarak (social distancing) atau pun menggunakan masker.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini