alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kondisi Sulsel Mengkhawatirkan, Warga Mulai Padati Pusat Perbelanjaan

Muhammad Yunus Minggu, 02 Mei 2021 | 21:33 WIB

Kondisi Sulsel Mengkhawatirkan, Warga Mulai Padati Pusat Perbelanjaan
Master Covid-19 Kecamatan Panakkukang Andi pangerang melakukan penertiban di dalam Mal Panakkukang yang dipenuhi pengunjung, Sabtu 1 Mei 2021 / [SuaraSulsel.id]

Jelang Idul Fitri 1442 Hijiriah, warga Sulsel mulai memadati pusat-pusat perbelanjaan di Kota Makassar

SuaraSulsel.id - Jelang Idul Fitri 1442 Hijiriah, warga Sulsel mulai memadati pusat-pusat perbelanjaan di Kota Makassar. Protokol kesehatan pun terlihat diabaikan, padahal masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Akan munculnya klaster baru Covid-19. Apalagi, saat ini kondisi Covid-19 di Sulsel sudah mulai menurun.

"Sekarang kita bisa lihat, masyarakat sudah mulai memadati pusat-pusat perbelanjaan untuk beli baju baru dan keperluan lebaran," kata Andi Sudirman, Minggu 2 Mei 2021.

Ia mengungkapkan, masyarakat tidak boleh abai di tengah pandemi Covid-19. Warga tidak seharusnya berdesak-desakan seperti itu, tanpa menjaga jarak, apalagi tidak memakai masker. Juga mengimbau masyarakat agar tidak berkerumun dengan memadati pusat perbelanjaan.

Baca Juga: Warga Serbu Pusat Perbelanjaan, Wali Kota Khawatir Makassar Seperti India

"Kondisi sekarang sangat mengkhawatirkan," ujarnya.

Andi Sudirman akan segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, untuk melakukan penertiban. Ia akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Makassar, juga para pengelola pusat-pusat perbelanjaan, untuk mencari solusi.

"Kita akan segera melakukan rapat dengan semua stakeholder. Kita cari solusinya bersama-sama," ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah sudah berupaya memutus angka penularan Covid-19 dengan mengeluarkan aturan larangan mudik. Karena itu, harus didukung dengan upaya-upaya lain. Khususnya mengatasi fenomena jelang Lebaran Idul Fitri.

"Masyarakat harus terus diberi pemahaman bahwa Covid-19 itu masih ada. Mereka harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, hingga membatasi mobilitas," terangnya.

Baca Juga: Nikmatnya Kue Taripang di Bulan Ramadhan, Kuliner Khas Bugis Makassar

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait