alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kepala Daerah Diminta Cegah Mudik Lebaran Dengan Strategi Kearifan Lokal

Muhammad Yunus Rabu, 21 April 2021 | 15:20 WIB

Kepala Daerah Diminta Cegah Mudik Lebaran Dengan Strategi Kearifan Lokal
Pelaksana tugas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam saat rapat koordinasi pengamanan Idul Fitri, Rabu 21 April 2021 / [SuaraSulsel.id / Humas Pemprov Sulsel]

Rapat Koordinasi pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Mapolda Sulsel bersama Kapolri

SuaraSulsel.id - Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Mapolda Sulsel, Rabu 21 April 2021.

Rakor secara virtual ini bersama Kapolri, beserta para Menteri/Perwakilan Kementerian Indonesia Maju.

Hadir di Mapolda Sulsel, diantaranya Kapolda Sulsel, perwakilan Kodam XIV Hasanuddin, Danlantamal VI Makassar, Pangkoopsau II Makassar, Pangkosek Hanudnas II Makassar, Danlanud Hasanuddin Makassar, Kemenag Sulsel, serta Kepala OPD Lingkup Pemprov Sulsel.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan, rapat koordinasi ini merupakan tindak lanjut perintah Presiden RI untuk dilakukan koordinasi dan menyamakan persepsi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah terkait penanganan menjelang Idul Fitri 1442 H.

Baca Juga: Proyek Siluman Pemprov Sulsel Terbongkar, ACC : Mafia Proyek Bermain

Secara umum, kata dia, angka Covid-19 mulai menurun. Namun harus ada upaya pencegahan. Mengingat Idul Fitri tahun lalu mengalami kenaikan 93 persen.

"Kita perlu langkah-langkah antisipasi sehingga laju penularan Covid-19 bisa ditekan. Kita harus menjaga wilayah kita. Menjaga arus mudik, serta meningkatkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro," ujar Sigit.

Dalam operasi pengamanan Polri nantinya, dihimbau untuk dilakukan sosialisasi massif tentang larangan mudik ke masyarakat. Dengan memberikan gambaran angka Covid-19.

Bagaimana dampaknya terhadap lansia dan mengingatkan kembali tentang 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak) dan melakukan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment).

Kapolri juga menyampaikan penanganan terorisme di Indonesia. Polri mengklaim berhasil melakukan pengamanan dan penegakan hukum terhadap 83 tersangka tindak pidana terorisme.

Baca Juga: Proyek Pedestrian Pemprov Sulsel di CPI Bodong, KPK Diminta Telusuri

"Bisa dimanfaatkan dengan tokoh agama untuk menyampaikan hal-hal yang diharapkan memotong terkait doktrin-doktrin yang beresiko terorisme. Tidak ada satu agama pun yang mengajarkan (paham) terorisme," tegasnya.

Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, mari kita ringankan beban saudara sesama yang kesusahan. Berbagi sambil menambah amalan lewat sedekah makanan bersama Suara.com di laman Indonesia Dermawan. Untuk langsung meng-input jumlah sedekah silakan KLIK DI SINI!

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait