Doni Monardo Cerita Pengalaman Hijaukan Sulsel, Sebut Almarhum Onny Gappa

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyampaikan orasi Doktor Honoris Causa di Institut Pertanian Bogor

Muhammad Yunus
Sabtu, 27 Maret 2021 | 11:17 WIB
Doni Monardo Cerita Pengalaman Hijaukan Sulsel, Sebut Almarhum Onny Gappa
Doni Monardo ucapkan selamat hari ibu. (Satgas Covid-19)

SuaraSulsel.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menyampaikan orasi Doktor Honoris Causa di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Dalam pidatonya, Doni Monardo menyampaikan sejumlah pengalaman saat aktif di militer. Melakukan penghijauan di sejumlah daerah di Indonesia. Salah satunya di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Doni Monardo menyampaikan orasi berjudul Model Tata Kelola Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Sabtu 27 Maret 2021. Dalam rangka penganugerahan gelar Doktor Kehormatan di Bidang Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan.

Dalam orasinya, Doni Monardo mengatakan, pengalaman bertahun-tahun berlatih di hutan dan penugasan operasi militer di beberapa daerah membuatnya mengenali banyak jenis tanaman.
"Sehingga saya berkomitmen untuk menanam, merawat dan melestarikan tanaman di mana pun saya berada," kata Doni Monardo.

Baca Juga:Pengurus Pertina Sulsel Akan Dilapor Pencemaran Nama Baik oleh Atlet Tinju

Dimulai dengan menanam pohon di Asrama Brigif Para Raider III/Tri Budi Sakti Kostrad yang tandus, di Kariango, Sulawesi Selatan, yang merupakan sumbangan dari almarhum Andi Tenri Gappa atau biasa disapa Onny Gappa, Pimpinan Panin Peduli Makassar.

Dilanjutkan dengan pembibitan Trembesi, serta menanamnya di banyak tempat di Sulawesi Selatan. Termasuk di Lapangan Karebosi dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Berkomitmen untuk melanjutkan program ini dengan mencanangkan slogan yang terpampang di kebun Bibit Brigif Para Raider III/Tri Budi Sakti Kostrad Kariango pada tahun 2008 “Dari Kariango Ikut Hijaukan Indonesia”.

"Setelah pindah ke Paspampres di Jakarta, komitmen itu saya buktikan dengan membuat kebun bibit trembesi di Cikeas akhir November 2008, dan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2009, bibit trembesi dibagikan di Istana Merdeka," katanya.

Selanjutnya, tahun 2010 Doni Monardo mengembangkan kebun bibit di Rancamaya. 100.000 bibit trembesi ditanam di wilayah Bogor, Cianjur dan Sukabumi, dan DKI Jakarta termasuk di sepanjang Kota Kudus, Jawa Tengah.

Kemudian 100.000 bibit Sengon dibagikan secara gratis kepada masyarakat termasuk warga terdampak erupsi Gunung Merapi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Baca Juga:Dituduh Gelapkan Uang, Atlet Tinju Sulsel Dicoret dari Peserta PON

Setahun kemudian, Doni Monardo mendirikan Paguyuban Budiasi di Sentul di lahan pinjaman milik almarhum Ketut Masagung.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini