alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

KPK Tangkap Gubernur Sulsel? Ini Penjelasan Juru Bicara Nurdin Abdullah

Muhammad Yunus Sabtu, 27 Februari 2021 | 06:09 WIB

KPK Tangkap Gubernur Sulsel? Ini Penjelasan Juru Bicara Nurdin Abdullah
Nurdin Abdullah hadir secara virtual di Dies Natalis ke-25 tahun Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP) Universitas Hasanuddin, Sabtu 30 Januari 2021 / [ Foto Humas Pemprov Sulsel ]

Beredar berita Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi.

SuaraSulsel.id - Pagi ini grup-grup percakapan WhatsApp dan sejumlah media sosial geger. Setelah beredar berita Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Informasi tersebut mulai viral sejak Pukul 06.00 Wita. Namun belum ada konfirmasi pasti dari KPK dan Pemprov Sulsel terkait berita ini.

Beredar Informasi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Ditangkap KPK, Sabtu 27 Februari 2021.

Informasi yang beredar di grup WA, Nurdin Abdullah dijemput di rumah jabatan di Jalan Jendral Sudirman Kota Makassar.

Baca Juga: Dilantik Wabup OKU, Johan Anuar Pakai Rompi Tahanan KPK

Belum diketahui penyebab Nurdin Abdullah dijemput KPK. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Pemprov Sulsel dan KPK. Apa benar Nurdin Abdullah telah dijemput KPK atau tidak.

Sebelumnya Forum Komunikasi Lintas (FokaL) NGO Sulawesi melaporkan Nurdin Abdullah ke KPK. Terkait dugaan korupsi mega proyek Makassar New Port (MNP).

Koordinator Fokal NGO Sulawesi Djusma AR menyebut pembangunan proyek strategis MNP yang sementara berjalan saat ini diduga keras ada KKN.

Diduga dilakukan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah bersama-sama dengan aparat pemerintahan Provinsi Sulsel dan keluarganya.

"Hal yang mencolok dalam dugaan ini adalah adanya rekayasa sistemik terkait modus yang dilakukan. Yakni terdapatnya kejanggalan pada proses pengurusan dokumen di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Sulsel yang demikian cepat terkait pengurusan Amdal kepada dua perusahaan. Yakni PT Banteng Laut Indonesia dan PT Nugraha Timur Inonesia yang diketahui mempunyai kedekatan kuat dengan Gubernur Sulsel dan keluarganya. Sedangkan untuk perusahaan lain tidak diperlakukan sama," kata Djusman.

Baca Juga: Tersangka Koruptor Bansos Covid-19 Divaksin, ICW: Banyak Nakes Belum Dapat

Djusman mengatakan, Direktur Benteng Laut Indonesia beserta pemegang sahamnya dan pemegang saham PT Nugraha Timur Indonesia merupakan sahabat dari anak Nurdin Abdullah dan juga merupakan bagian dari tim pemenangan Nurdin Abdullah di Pilgub 2018 lalu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait