Ribuan Warga Serbu Lokasi Tambang Emas Poso, Cari Emas Sampai Malam

Kondisi daerah tersebut terlihat sangat memperihatinkan

Muhammad Yunus
Senin, 15 Februari 2021 | 09:28 WIB
Ribuan Warga Serbu Lokasi Tambang Emas Poso, Cari Emas Sampai Malam
Bekas lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Dongi-Dongi di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah / [Antara]

SuaraSulsel.id - Bekas lokasi Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Dongi-Dongi di dalam kawasan konservasi Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, diserbu ribuan penambang.

Kondisi daerah tersebut terlihat sangat memperihatinkan.

Para penambang bebas melakukan kegiatan karena sudah tidak lagi dijaga petugas. Polisi yang biasa melakukan pengamanan telah ditarik keluar.

Wartawan Antara dari lokasi PETI Dongi-Dongi, Senin (15/2/2021) melaporkan kondisi di lokasi saat ini sangat memprihatinkan, sebab telah dikuasai sepenuhnya oleh para penambang yang berasal dari luar Sulawesi Tengah.

Sebagian besar penambang yang ada di PETI Dongi-Dongi berasal dari Sulawesi Utara (Sulut), Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan ada juga dari Pulau Jawa.

Sejak Desember 2020, kata Ede, salah seorang penambang, polisi yang ditempatkan di pintu masuk ke lokasi maupun di dalam areal PETI Dongi-Dongi sudah tidak lagi melakukan pengawasan dan penjagaan.

Sehingga penambang bebas masuk di lokasi yang berjarak sekitar 1,5 Km dari jalan raya Palu-Napu di wilayah Dongi-Dongi.

Diperkirakan jumlah penambang di lokasi PETI Dongi-Dongi saat ini mencapai sekitar 4.000 orang.

Areal penambangan pun jadi semakin tambah luas. Kalau dahulu hanya di kawasan areal sekitar 15 hektare yang dijadikan lokasi penambangan emas ilegal, kini sudah meluas sampai ke kebun kakao milik masyarakat.

Para penambang melakukan aktivitas tidak hanya pada pagi hari, tetapi malam pun mereka menambang dengan menggunakan penerangan mesin generator.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini