alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wakil Ketua DPRD Gorontalo Kaget Lihat PRT Tewas Berdarah di Rumah Dinas

Wakos Reza Gautama Jum'at, 22 Januari 2021 | 16:07 WIB

Wakil Ketua DPRD Gorontalo Kaget Lihat PRT Tewas Berdarah di Rumah Dinas
Ilustrasi mayat (Shutterstock)

Pembantu rumah tangga di rumah dinas Wakil Ketua DPRD Gorontalo itu ditemukan dalam keadaan mulut dan hidung berdarah.

SuaraSulsel.id - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo Irwan Dai dikagetkan dengan tewasnya pembantu rumah tangga di rumah dinasnya, Jumat (22/1/2021). 

Pembantu rumah tangga di rumah dinas Wakil Ketua DPRD Gorontalo itu ditemukan dalam keadaan mulut dan hidung berdarah. 

Irwan Dai lah orang pertama yang mengetahui kematian pembantu rumah tangganya. 

Informasi yang dirangkum gopos.id, sosok mayat laki-laki itu diketahui bernama Aldi (22). Kesehariannya Aldi tinggal di rumah dinas Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Irwan Dai.

Baca Juga: Leher Terlilit Kain Sarung, Iwa K Ditemukan Tewas di Sungai

Pria yang bertugas sebagai pembantu rumah tangga Pimpinan Rumah Dinas itu kali pertama ditemukan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Irwan Dai. Saat itu Irwan hendak membangunkan Aldi. Tetapi Aldi dalam kondisi tak bergerak.

Irwan lalu meminta rekan Aldi untuk membangunkan Aldi. Saat digerak-gerakkan ternyata tetap saja tak bergerak.

“Saat itu saya lihat ada keluar darah di mulut dan hidung. Maka saya pun langsung menghubungi Polres,” ujar Irwan Dai dilansir dari Gopos.id---jaringan Suara.com. 

Menurut Irwan Dai, yang bersangkutan merupakan petugas pembantu rumah tangga Pimpinan DPRD Kabupaten Gorontalo. Diduga kematian korban memiliki keterkaitan dengan riwayat penyakit yang dideritanya. Sebab sebelum meninggal diketahui Aldi sempat mengeluhkan sakit yang dideritanya.

“Sekitar jam 3 pagi itu dia sempat bersuara agak keras lantaran menahan sakit di bagian perut dan pinggang,” kata Irwan Dai.

Baca Juga: Sebelum Meninggal, Keluarga Sebut Iwa K Sering Pusing Kepala

“Sekitar 2 bulan lalu, Aldi juga mengeluhkan rasa sakit di bagian dada yang disertai dengan sesak napas.

Sementara itu korban sudah dibawa ke RS MM DUNDA Dan sudah dilakukan autopsi luar dan sekarang masih menunggu orang tuanya dari Paguyaman, untuk meminta izin melakukan operasi (otopsi)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait