Para pemuda juga menyiapkan SANRISE lengkap dengan wastafel di sejumlah lorong. Agar warga bisa mencuci tangan sebelum masuk ke lingkungan KBA.
"Lorong 3 dan Lorong 5," kata Dany.
Tidak hanya membantu warga Kampung Burasa, Pemuda SANRISE juga menyumbangkan hampir 3000 bungkus SANRISE untuk warga Kota Makassar. Sabun diserahkan melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar.
SANRISE ikut mengkampanyekan pentingnya menjaga protokol kesehatan. Dengan cara menuliskan kalimat kampanye di kemasan sabun.
Baca Juga:Ekspor Kendaraan dari Grup Astra Mencapai 61 Persen Total Ekspor Nasional
Beberapa kalimat kampanye dengan tagar #LAWANCovid-19, #MakassarSEHAT, dan # diRUMAHAJA ditempel di kemasan. Berdampingan dengan logo KBA Burasa Rappocini dan Grup Astra.
"Semua merasakan manfaatnya," kata Wanny, Humas Astra Grup Makassar sekaligus perwakilan Astra di KBA Burasa Rappocini.
Wanny mengatakan, selama pandemi Covid-19, permintaan terhadap SANRISE meningkat. Karena sejumlah kantor dan warga sudah mulai paham pentingnya cuci tangan. Untuk membunuh bakteri dan virus.
Kantor-kantor di Kota Makassar sudah mewajibkan karyawan dan pengunjung mencuci tangan. Sebelum masuk ke dalam area kerja.
"Rata-rata setiap bulan produksi 50 liter. Tergantung jumlah pesanan," kata Wanny.
Baca Juga:Grup Astra Berpartisipasi dalam Ekspor Nonmigas Masa Pandemi COVID-19
![Humas Grup Astra Makassar Wanny menyalurkan bantuan 3000 kemasan sabun cuci tangan SANRISE ke Gugus Tugas Covid-19 Kota Makassar / [Foto Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/12/31/36811-kampung-berseri-astra.jpg)
Awal Mula Usaha SANRISE