alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

IDI Makassar Dukung Dokter Anak: Sekolah Tidak Buka Sampai Ada Vaksin Covid

Muhammad Yunus Kamis, 03 Desember 2020 | 16:54 WIB

IDI Makassar Dukung Dokter Anak: Sekolah Tidak Buka Sampai Ada Vaksin Covid
Ketua IDI Kota Makassar dr Siswanto Wahab / [Foto: Istimewa]

Rencana pemerintah melakukan sekolah tatap muka mulai Januari 2021 mendapat penolakan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia

SuaraSulsel.id - Rencana pemerintah melakukan sekolah tatap muka mulai Januari 2021 mendapat penolakan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Hal ini juga didukung Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar .

Ketua IDI Kota Makassar dr Siswanto Wahab mengatakan, perlu diingat ada tiga poin penting untuk memperhatikan masa depan anak.

"Yakni hak anak hidup, hak anak sehat, dan hak anak mendapatkan pendidikan," kata Siswanto dalam rilisnya, Kamis (3/12/2020).

Peningkatan jumlah kasus yang signifikan pasca pembukaan sekolah telah dilaporkan di banyak negara. Sekalipun negara maju. Sebut saja Korea Selatan, Prancis, Amerika Serikat.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Tak Bisa Sukses Redam Pandemi Tanpa Didukung 3M

Oleh sebab itu, bila rencana transmisi pembelajaran tatap muka tetap perlu diberlakukan pada bulan Januari 2021, IDI Kota Makassar mendukung kebijakan IDAI untuk menegaskan perlu adanya sejumlah hal yang diperhatikan dan dilakukan yang mencakup dukungan untuk kesehatan dan kesejahteraan anak.

Yakni penundaan pembukaan sekolah untuk kegiatan pembelajaran tatap muka sampai vaksin Covid-19 sudah ada.

"Karena vaksin memiliki andil yang cukup besar untuk menurunkan transmisi," kata Siswanto.

Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia dr Aman Bhakti Pulungan mengatakan, seluruh warga sekolah termasuk guru dan staf sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki risiko yang sama untuk tertular dan menularkan Covid-19.

"Menimbang dan memperhatikan panduan dari WHO, publikasi ilmiah, publikasi di media massa, dan data Covid-19 di Indonesia pada saat ini, maka IDAI memandang bahwa pembelajaran melalui sistem jarak jauh (PJJ) adalah hal yang lebih aman," ungkap Aman.

Baca Juga: Masih Berisiko, Ketua Satgas IDI: Sekolah Tatap Muka Tunda Dulu

Namun demikian, berbagai laporan terkait kesejahteraan anak dan keluarga selama pandemi berlangsung juga perlu mendapatkan perhatian.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait