- Jamaluddin Jompa resmi dilantik kembali menjadi Rektor Universitas Hasanuddin periode 2026-2030 di Makassar pada 27 April 2026.
- Ia terpilih kembali dengan dukungan mayoritas 23 suara setelah berhasil meningkatkan peringkat Unhas dalam QS World University Rankings.
- Jamaluddin berfokus mengembangkan inovasi teknologi serta memperluas kerja sama global untuk memperkuat reputasi akademik universitas di masa depan.
Langkahnya kemudian berlanjut ke jenjang pendidikan internasional.
Ia meraih gelar master di McMaster University, Kanada, dan gelar doktor di James Cook University, Australia.
Pengalaman tersebut memperluas wawasan keilmuannya sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai peneliti dan lembaga internasional.
Sepanjang kariernya, Jamaluddin aktif dalam berbagai peran strategis. Ia pernah menjadi anggota penasihat bidang ekologi kelautan untuk Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.
Di tingkat internasional, ia terlibat dalam Coral Triangle Initiative dan Coral Triangle Center.
Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Pusat Penelitian dan Pengembangan Laut, Pesisir, dan Pulau-Pulau Kecil Unhas.
Selain itu, ia juga dikenal di kalangan ilmuwan muda sebagai Presiden Akademi Sains Muda Indonesia (ALMI). Berbagai publikasi ilmiah dan buku telah ia hasilkan, termasuk kolaborasi dengan peneliti dari berbagai negara.
Ia juga pernah menerima penghargaan internasional Pew Fellows for Marine Conservation Project 2019 dari The Pew Charitable Trusts.
Dalam periode kepemimpinannya sebelumnya, Unhas mencatat sejumlah capaian. Salah satunya adalah peningkatan peringkat dalam QS World University Rankings 2026, di mana Unhas berhasil menembus posisi 951 dunia.
Baca Juga: Enam Peserta Disabilitas Ikuti UTBK SNBT di Unhas, Kampus UNM Siapkan Ribuan Komputer
Pencapaian ini menjadi indikator meningkatnya kualitas pendidikan dan reputasi akademik Unhas di tingkat global.
Usai dilantik, Jamaluddin menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya.
Ia menilai amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar untuk melanjutkan pengembangan kampus ke depan.
Menurutnya, Unhas perlu terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam pemanfaatan kecerdasan buatan dan robotik.
"Kami pun telah menyiapkan program studi berupa artificial intelligence dan juga hal-hal yang merupakan terobosan baru sesuai dengan perkembangan zaman," ucapnya.
Ia menyebut, kampus telah menyiapkan sejumlah program studi dan inovasi baru yang menyesuaikan dengan kebutuhan zaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Waspada Cuaca Ekstrem dan Angin Kencang di Sulsel hingga 17 September
-
Antrean BBM Mulai Berdampak ke Harga Pangan di Pasar Tradisional Makassar
-
Pekerja Telkom Akses Tewas Tertimpa Tembok Beton di Gowa
-
5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari
-
Sampai Kapan Aturan Ganjil Genap Antre BBM di SPBU Sulawesi Selatan?