- Universitas Hasanuddin memperkuat pengawasan UTBK SNBT 2026 melalui teknologi keamanan dan aparat demi mencegah segala bentuk kecurangan ujian.
- Pelaksanaan ujian di Universitas Hasanuddin berlangsung pada 21 hingga 28 April 2026 dengan melibatkan total 18.971 peserta terdaftar.
- Pihak universitas menyiapkan 43 ruang ujian di Kampus Tamalanrea dan Gowa guna menjamin proses seleksi yang tertib serta transparan.
SuaraSulsel.id - Universitas Hasanuddin memperkuat seluruh sistem pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 melalui pengawasan berlapis, dukungan teknologi, serta keterlibatan aparat keamanan guna mencegah berbagai bentuk kecurangan.
Langkah tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers Pelaksanaan UTBK SNBT 2026 yang berlangsung di Ruang Senat FKG, Universitas Hasanuddin, Kampus Tamalanrea, Selasa (21/4).
Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin Jompa, menyampaikan bahwa UTBK merupakan tahapan penting dalam menjaring generasi muda terbaik untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan menjadi calon pemimpin masa depan.
Karena itu, menurutnya, seluruh peserta harus memperoleh kesempatan yang sama dalam suasana ujian yang nyaman, aman, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.
“Di sinilah calon pemimpin bangsa disaring. Kami ingin memastikan seluruh peserta mengikuti ujian dengan baik, nyaman, dan terlindungi dari berbagai potensi gangguan maupun kecurangan,” ujarnya.
Prof. JJ menjelaskan, berbagai modus kecurangan terus berkembang dari tahun ke tahun. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Unhas melakukan pengamanan menyeluruh dengan melibatkan unsur keamanan sesuai kebutuhan di lapangan.
“Kami ingin menjaga fairness dan memastikan keadilan bagi seluruh peserta,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof Muhammad Ruslin, menjelaskan bahwa Unhas menambah perangkat jammer untuk menutup celah komunikasi ilegal dan mengoptimalkan pengawasan di seluruh ruang ujian dengan memastikan keberadaan CCTV yang beroperasi penuh.
Selain itu, Unhas juga menyiapkan kebutuhan teknis pendukung seperti alat tulis kantor (ATK) untuk peserta dan panitia, serta buku saku pedoman bagi peserta, penanggung jawab lokasi (PJL), wakil PJL, dan pengawas ujian.
Baca Juga: Begini Strategi Baru Unhas Cegah Perjokian UTBK 2026
“Seluruh persiapan kami lakukan agar pelaksanaan UTBK berjalan tertib, maksimal, dan berintegritas,” jelasnya.
Pada pelaksanaan tahun ini, secara nasional UTBK berlangsung pada 21–30 April 2026, sedangkan Pusat UTBK Unhas melaksanakan ujian pada 21–28 April 2026 dalam 16 sesi.
Unhas menyiapkan 15 lokasi/posko dengan total 43 ruang ujian. Terdiri atas Kampus Tamalanrea 12 lokasi, 35 ruang ujian.
Kampus Gowa 3 lokasi dan 8 ruang ujian.
Jumlah peserta yang mengikuti UTBK di Unhas tahun ini mencapai 18.971 orang.
Dengan kesiapan tersebut, Unhas menghadirkan pelaksanaan UTBK yang tertib, aman, dan transparan sehingga setiap peserta memperoleh kesempatan yang adil berdasarkan kemampuan terbaiknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Mata Kering dan Berair Akibat Gadget? Begini Cara Mencegah Sebelum Jadi Masalah Serius
-
Begini Strategi Baru Unhas Cegah Perjokian UTBK 2026
-
Makna Mendalam Kostum 'The Queen of Kalong' Dibawa Nanda Aprianty ke Panggung Puteri Indonesia
-
Kenaikan LPG Menjalar ke Harga Makanan, UMKM di Sulsel Tertekan
-
Kedubes China Utus Tim Sidak Proyek PSEL Makassar, Imbas Tender Ulang