- Daeng Sangkala, warga Jeneponto yang mengalami kelumpuhan selama tiga tahun, hidup dalam kondisi rumah tidak layak huni.
- Tim Reaksi Cepat Pemprov Sulsel menyalurkan bantuan perbaikan rumah serta fasilitas penerangan bagi Daeng Sangkala di Jeneponto.
- Pemerintah berupaya menerbitkan dokumen kependudukan agar Daeng Sangkala mendapatkan akses layanan kesehatan dan bantuan sosial secara berkelanjutan.
SuaraSulsel.id - Di sebuah gubuk sederhana di Dusun Je'netallasa Barat, Desa Je'netallasa, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Daeng Sangkala menjalani hari-harinya dalam keterbatasan.
Pria berusia 57 tahun itu telah tiga tahun terakhir mengalami kelumpuhan. Sejak sakit, aktivitasnya sangat bergantung pada bantuan keluarga dan kepedulian warga sekitar.
Kondisi tempat tinggal yang jauh dari kata layak semakin menambah berat perjuangan hidup yang harus dijalaninya setiap hari.
Kisah Daeng Sangkala akhirnya sampai ke telinga Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman.
Melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) Pemerintah Provinsi Sulsel, bantuan pun disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus meringankan beban yang selama ini ia tanggung.
Relawan TRC Pemprov Sulsel, Daeng Timung, mengatakan tim turun langsung ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai kondisi Daeng Sangkala.
Saat melakukan peninjauan, tim menemukan bahwa persoalan yang dihadapi Daeng Sangkala tidak hanya terkait kondisi kesehatannya.
Ia juga belum memiliki dokumen kependudukan yang lengkap, sehingga menyulitkan akses terhadap berbagai layanan pemerintah.
"Beliau sebelumnya tinggal di Makassar. Setelah sakit, dibawa keluarganya ke Jeneponto. Karena berbagai keterbatasan, selama ini identitas kependudukannya belum sempat diurus," ujar Daeng Timung, Sabtu (13/6/2026).
Baca Juga: Gubernur Sulsel Beri Bantuan Keluarga Ibu Helmi yang Viral Saat Penertiban di CPI
Ketiadaan dokumen kependudukan menjadi tantangan tersendiri dalam proses pelayanan kesehatan maupun penyaluran bantuan sosial yang dibutuhkan.
Karena itu, saat turun ke lapangan, TRC Pemprov Sulsel turut didampingi Dinas Sosial serta Camat Bangkala untuk mencari solusi yang tepat bagi penanganan Daeng Sangkala.
Sebagai bentuk kepedulian, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman memberikan bantuan uang tunai yang akan digunakan untuk memperbaiki tempat tinggal yang saat ini dihuni Daeng Sangkala.
Bantuan tersebut juga mencakup penyediaan fasilitas penerangan agar kondisi hidupnya menjadi lebih layak.
"Beliau saat ini tinggal di gubuk karena kondisi rumah keluarga juga tidak memadai. Insyaallah akan dibantu perbaikan rumah dan penerangannya," kata Timung.
Bantuan tersebut disambut haru oleh pemerintah setempat dan warga sekitar. Kepala Dusun Je'netallasa Barat menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan kepada salah satu warganya yang selama ini hidup dalam keterbatasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari
-
Begini Cara Mobil Listrik Melejit Ingin Kuasai Pasar Indonesia
-
Kejari Stop Dugaan Jual Beli Jabatan Kepsek Rp50 Juta di Makassar, Kenapa?
-
Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara
-
Ikan Nila Disebut Jadi Ancaman Nyata Bagi Populasi Sidat Legendaris di Danau Poso