- Jamaluddin Jompa resmi dilantik kembali menjadi Rektor Universitas Hasanuddin periode 2026-2030 di Makassar pada 27 April 2026.
- Ia terpilih kembali dengan dukungan mayoritas 23 suara setelah berhasil meningkatkan peringkat Unhas dalam QS World University Rankings.
- Jamaluddin berfokus mengembangkan inovasi teknologi serta memperluas kerja sama global untuk memperkuat reputasi akademik universitas di masa depan.
SuaraSulsel.id - Jamaluddin Jompa kembali dilantik sebagai Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar untuk periode 2026-2030.
Pelantikan berlangsung di Baruga AP Pettarani, Senin, 27 April 2026 dipimpin Ketua Majelis Wali Amanat, Prof Alimuddin Unde.
Ini menjadi periode kedua bagi Jamaluddin memimpin salah satu perguruan tinggi terbesar di Indonesia Timur tersebut.
Dalam proses pemilihan rektor yang berlangsung sejak 2025, Jamaluddin meraih dukungan mayoritas dengan 23 suara.
Ia unggul jauh dari dua kandidat lainnya, yakni Prof Budu yang memperoleh satu suara dan Prof Sukardi Weda yang tidak mendapatkan suara.
Hasil tersebut mempertegas kuatnya dukungan sivitas akademika terhadap sosok yang akrab disapa Prof JJ itu.
Nama Jamaluddin Jompa sendiri bukan hal baru di lingkungan akademik Unhas.
Lahir di Takalar, Sulawesi Selatan, pada 8 Maret 1967, ia dikenal sebagai profesor di bidang ekologi laut dengan fokus penelitian pada terumbu karang dan ekologi pesisir.
Selain aktif sebagai akademisi, ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan riset yang bersentuhan langsung dengan masyarakat pesisir.
Baca Juga: Enam Peserta Disabilitas Ikuti UTBK SNBT di Unhas, Kampus UNM Siapkan Ribuan Komputer
Perjalanan akademiknya tidak lepas dari latar belakang masa kecil yang cukup dinamis.
Ia mengaku kerap berpindah tempat mengikuti sang ayah yang berprofesi sebagai tentara.
Pendidikan dasar sempat ia tempuh di Sampeang, Kabupaten Bulukumba, sebelum kemudian melanjutkan sekolah di Kabupaten Pinrang hingga lulus dari SMAN 2 Pinrang.
Ketertarikan pada ilmu pengetahuan alam, khususnya yang berkaitan dengan laut sudah muncul sejak usia dini.
Minat tersebut membawanya memilih Jurusan Perikanan Universitas Hasanuddin sebagai tempat menempuh pendidikan tinggi.
Di kampus inilah ia mulai mendalami ilmu kelautan secara lebih serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Terungkap! Ini Alasan Pengunduran Diri Massal Kepsek SMA/SMK di Sulsel
-
Lari dari Siksa Suami, Istri Oknum Dosen UNM Resmi Lapor Polisi: Begini Kata Pihak Kampus
-
Proyek Strategis Nasional Blok Masela Dikawal Ketat Polisi
-
Lulusan SMA Unggulan Makassar Jual Es Kopi Keliling: Kisah Wahyudi dan Mimpi yang Tertunda
-
Tiga Tahun Daeng Sangkala Lumpuh di Gubuk Sederhana