- LPDP lahir dari mandat UUD 1945 tentang pendidikan, dikelola sebagai dana abadi investasi (DPPN) mulai tahun 2010.
- Lembaga ini resmi terbentuk 28 Desember 2011, berstatus Badan Layanan Umum sejak Januari 2012 di bawah Menteri Keuangan.
- Kewenangan LPDP meluas setelah 2021 mengelola dana abadi penelitian dan kebudayaan, serta menjadi Operator Investasi Pemerintah 2022.
Seiring berjalannya waktu, tanggung jawab LPDP makin "berat" (dalam arti positif).
Lewat Perpres No. 12 Tahun 2019, tata kelolanya diperketat agar makin transparan.
Dewan Penyantunnya pun nambah jadi sembilan menteri.
Nggak cuma ngurusin beasiswa kuliah, sejak 2021 (lewat Perpres 111/2021), LPDP juga dititipi "dompet" lain untuk dikelola, yaitu:
-Dana Abadi Penelitian (biar riset kita makin jago).
-Dana Abadi Kebudayaan (biar seni dan budaya kita makin lestari).
-Dana Abadi Perguruan Tinggi.
Dalam menjalankan misi ini, LPDP nggak sendirian. Mereka gandeng Kemendikbudristek, Kemenag, sampai BRIN agar programnya tepat sasaran.
Menuju 2022: Menjadi "Investor" Kelas Dunia
Baca Juga: Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
Update terbaru di tahun 2022, LPDP resmi ditetapkan sebagai Operator Investasi Pemerintah (OIP).
Sekarang, kewenangan investasinya makin luas. LPDP bisa menanam modal di berbagai instrumen, baik di dalam maupun luar negeri.
Tujuannya satu: Memastikan hasil investasi itu bisa membiayai lebih banyak anak bangsa, memperluas jangkauan beasiswa, dan memastikan pendidikan berkualitas bukan cuma milik segelintir orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Tolak Hapus Video, Wartawan TV One Diduga Dianiaya Oknum Polisi
-
Hiromu Tanaka Tampil Beringas Saat Lumpuhkan PSM Makassar
-
Empat Tahun Memimpin, BRI Konsisten Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia
-
Pengusaha Sulsel Terjepit! DPR: Industri Hari Ini Sudah Dicekik dari Semua Sisi
-
Menteri Koperasi Puji Kekompakan Kepala Daerah di Sulsel