SuaraSulsel.id - Penampakan sniper atau penembak jitu di atas gedung AAS Building, jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, mengundang perhatian publik. Fotonya viral di media sosial.
Pasalnya, posisi sniper seperti mengarah ke lokasi demonstrasi yang ada di jalan raya. Letak gedung memang sangat dekat dengan jalan yang dilalui pengunjuk rasa.
Namun rupanya sniper tersebut bertugas untuk mengamankan kedatangan ibu negara, Iriana Joko Widodo dan ibu Wakil Presiden RI, Wury Ma'ruf Amin. Mereka sedang berkunjung di Makassar.
Seperti diketahui, jika pengamanan ketat dilakukan kepada Presiden RI Joko Widodo dan keluarganya.
Meski sepintas Jokowi dan keluarganya kerap terlihat berbaur dengan masyarakat, tapi bukan berarti pengamanan terhadap keluarga presiden, apalagi ibu negara terabaikan.
Hal seperti itu tampak ketika Iriana Jokowi berkunjung ke AAS Building untuk menghadiri sosialisasi pertanian komoditi holtikultura skala rumah tangga.
Terlihat pula ada istri wakil presiden RI, Wury Ma'ruf Amin dan sejumlah istri menteri Koalisi Indonesia Maju.
Paspampres berseragam hitam dengan senjata laras panjang terlihat berada di atap gedung AAS Building di lantai 14.
Prajurit tersebut adalah sniper yang ditugaskan untuk mengamankan ibu Iriana Jokowi dan Wury Ma'ruf Amin.
Baca Juga: Ribuan Mahasiswa Demo Kawal Putusan MK di Kota Makassar
Ya, kedatangan Iriana memang mendapat pengamanan ketat. Selain sniper juga ada puluhan Paspampres yang bertugas.
Ada sekitar empat orang penembak jitu yang ditugaskan di gedung AAS Building untuk mengamankan kedatangan Iriana.
Selain itu, sniper juga disiagakan di Hotel Four Point Makassar, salah satu lokasi kegiatan yang didatangi juga oleh Iriana.
Iriana diketahui melakukan kunjungan kerja ke Makassar. Tepat dengan aksi unjuk rasa besar-besaran mengawal hasil putusan MK soal Undang-undang Pilkada.
Selain itu, Iriana juga dijadwalkan akan mengunjungi Puskesmas di jalan Daeng Tata 3, kota Makassar, Jumat, 23 Agustus 2023, besok.
Demo Mahasiswa
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Andi Sudirman: HUT Dekranas ke-46 dan HKG ke-54 Momentum Promosi UMKM Sulsel
-
Polemik Bupati Gowa vs DPRD Memanas, Kerajaan Gowa Beri Peringatan Keras
-
Bupati Gowa Husniah Talenrang Siap Bongkar Bukti Video Miras di Pansus Hak Angket
-
Bupati Gowa Dilaporkan ke Polisi oleh Mantan Suami, Ini Kasusnya
-
10 Ribu Peserta Serbu Makassar, Pemprov Sulsel: Perputaran Uang Capai Rp100 Miliar