SuaraSulsel.id - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) siap mengusung Mohammad Ramdhan Pomanto atau biasa disapa Danny Pomanto di Pemilihan Gubernur 2024. Dengan syarat harus berpasangan dengan Ketua PKB Sulawesi Selatan, Azhar Arsyad.
Kesepakatan politik ini sudah dibicarakan dengan partai pengusung lainnya, yakni PPP dan PDIP. Para pimpinan partai akan menemui Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar siang ini untuk membahas koalisi baru.
"Kami sudah ada komitmen antara PDIP, PPP dan PKB. Sehingga kalo kami maju (jadi wakil) di Pilgub, PPP yang maju di (Pilwali) Makassar. Sehingga koalisi 3 ini kesepahamannya seperti itu bahwa PKB di Pilgub, PPP di kota. Kan PDIP itu pak Danny dan bu Indira. Atau bisa jadi kita tukar lagi, PPP di atas (Pilgub), kami di bawah (Pilwali)," ujar Ketua DPC PKB Makassar, Fauzi A Wawo, Kamis, 1 Agustus 2024.
Fauzi mengatakan poros baru dibentuk untuk menjaga demokrasi di Sulawesi Selatan. PKB adalah salah satu partai yang tidak ingin ada kotak kosong di Pilgub.
"Kami mau menjaga saja bahwa tidak bisa ini kotak kosong karena provinsi beda dengan kabupaten/kota. Misal di Maros, kalo kotak kosong, Chaidir itu tingkat penerimaannya luar biasa. Surveinya bagus sekali, sehingga orang tidak mau buang badan di situ karena orang tahu tidak ada gunanya," sebutnya.
"Beda dengan Pilgub ini. Di sini terlalu banyak orang yang mau maju, bahkan ada bisa 4-5 poros yang mau, tapi jalannya yang kami tidak suka. Karena seakan-akan pintu ditutup, sehingga bagi kami ya bisa (bentuk poros baru)," tegasnya.
Kata Fauzi, PKB berani mengusung Danny Pomanto karena melihat satu-satunya figur yang tidak menyerah di kondisi sekarang ini.
"Kalau Ketum kami menyampaikan buat poros baru, ya kami buat poros baru. Berarti kami jalan dengan pak Danny," jelasnya.
Jika PKB resmi mengusung Danny Pomanto, artinya syarat untuk maju dengan dukungan partai koalisi minimal 17 kursi bisa dipenuhi. Sejauh ini, Danny Pomanto sudah mendapat dukungan dari PPP dan PDIP dengan total perolehan kursi sebanyak 14.
Baca Juga: Hampir Borong Semua Parpol, Yuk! Cek Harta Kekayaan Sudirman-Fatmawati
Artinya jika resmi didukung PKB yang memiliki 8 kursi di DPRD Sulsel, Danny Pomanto sudah bisa memenuhi syarat dukungan dan akan berhadapan dengan Andi Sudirman Sulaiman. .
Sementara itu, Danny Pomanto mengaku mengusulkan ke PKB agar Azhar Arsyad bisa mendampinginya di Pilgub Sulsel.
Danny pagi ini sudah bertolak ke Jakarta untuk bertemu dengan pengurus DPP PKB. Ia optimis bisa mengantongi rekomendasi partai yang dipimpin Cak Imin.
"Insyaallah. Dan itu sebenarnya usulan saya kok," sebutnya.
Ada beberapa alasan sehingga Danny meminta Azhar berpaket dengan dirinya. Kata Danny, Azhar memiliki jaringan yang bagus. Terutama di kalangan muda, baik milenial maupun gen z.
Selain itu, Azhar dinilai punya jaringan yang luas hingga di tingkat desa. Azhar yang alumni pesantren punya ikatan emosional baik dengan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Cakar Kurir Paket, Istri Nelayan Akhirnya Bebas dari Penjara
-
Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata
-
Universitas Muhammadiyah Ungkap Alasan Pecat Dosen Mengaku Tegur Mahasiswi Berpakaian Ketat
-
Ditolak Warga, Menteri Lingkungan Hidup: Bangunan Pabrik Sampah PSEL Mirip Mal