- Pemerintah Sulsel menyiapkan tujuh masjid strategis sebagai rest area menyambut prediksi 5,3 juta pemudik Lebaran 2026.
- Menteri Perhubungan menyatakan Sulsel merupakan daerah padat angkutan Lebaran, sehingga mitigasi dini seperti masjid ramah pemudik diterapkan.
- Diberlakukan pembatasan truk besar mulai H-5 Lebaran dan Pemprov menyiapkan mudik gratis untuk menekan risiko kecelakaan.
SuaraSulsel.id - Pemerintah menyiapkan tujuh masjid di Sulawesi Selatan sebagai tempat persinggahan atau rest area bagi pemudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil menyusul lonjakan pergerakan masyarakat yang diperkirakan menembus lebih dari lima juta orang masuk ke wilayah Sulsel selama musim angkutan Lebaran.
Hal tersebut diungkapkan dalam Rapat Koordinasi Angkutan Lebaran Tahun 2026 di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 27 Februari 2026. Tujuh masjid tersebut tersebar di jalur strategis lintas kabupaten/kota dan berada di ruas jalan nasional.
Ketujuhnya yakni Masjid H Fajar Rahma di Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Masjid Besar Raudhatusshalihin Bontonompo di Kabupaten Gowa, Masjid Islamic Center Dato Tiro di Kabupaten Bulukumba, Masjid Akbar Leppangeng di Kabupaten Bone, Masjid Syuhada Masamba di Kabupaten Luwu Utara, Masjid Besar Rantepao di Kabupaten Toraja Utara, dan Masjid Agung Sidrap di Kabupaten Sidenreng Rappang.
Masjid-masjid tersebut dipilih karena dinilai memiliki fasilitas memadai, mulai dari ketersediaan air bersih, area istirahat, hingga lahan parkir yang cukup luas untuk kendaraan pemudik.
Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi mengatakan Sulsel menjadi salah satu daerah dengan kepadatan angkutan Lebaran tertinggi di luar Pulau Jawa. Karena itu, berbagai langkah mitigasi disiapkan sejak dini, termasuk pemanfaatan masjid sebagai titik istirahat.
"Sulsel merupakan daerah yang cukup padat dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran, khususnya transportasi udara dan laut. Hal-hal yang menjadi perhatian kami di antaranya faktor cuaca dan kesiapan fasilitas pendukung," ujarnya.
Menurutnya, kerja sama Kementerian Perhubungan dan Kementerian Agama menghadirkan program masjid ramah pemudik sebagai alternatif rest area di sepanjang jalur mudik. Pemerintah daerah juga diharapkan turut mendukung agar fasilitas yang tersedia semakin optimal.
Selain menyiapkan titik istirahat, pemerintah pusat juga memberlakukan pembatasan kendaraan besar sumbu tiga ke atas mulai H-5 Lebaran. Kebijakan tersebut tertuang dalam surat keputusan bersama antara Kementerian Perhubungan, Kepolisian, dan Kementerian Pekerjaan Umum.
Pembatasan berlaku 13 hingga 29 Maret, dengan pengecualian bagi kendaraan pengangkut BBM, BBG, logistik bencana, dan bahan pokok. Diharapkan, berkurangnya kendaraan berat di jalan dapat memperlancar arus dan menekan risiko kecelakaan.
Secara nasional, Kemenhub mencatat sekitar 76,24 juta orang akan mudik menggunakan mobil pribadi, 24,08 juta sepeda motor, 23,34 juta bus, 6,40 juta kapal penyeberangan, serta 4,97 juta pesawat.
Untuk Sulsel sendiri, pergerakan penumpang diproyeksikan meningkat signifikan. Bandara Internasional Sultan Hasanuddin diprediksi melayani sekitar 627 ribu penumpang tujuan Makassar dan 508 ribu penumpang keberangkatan.
Sementara, dari jalur laut, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar diperkirakan melayani 34,28 ribu penumpang keberangkatan dan 150 ribu penumpang kedatangan.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyebut Pemprov memprediksi kenaikan pergerakan mudik hingga 20 persen dibanding 2025 yang mencapai 4,5 juta orang. Tahun ini, jumlahnya diperkirakan berada di kisaran 5 juta hingga 6,1 juta orang.
Dari total tersebut, sekitar 3,9 juta orang diproyeksikan melalui jalur darat, 1,6 juta lewat udara, dan 385 ribu melalui jalur laut. Adapun proyeksi kendaraan yang bergerak mencapai 4,5 juta sepeda motor dan 634 ribu mobil.
"Potensi puncak arus mudik diperkirakan sekitar 38 ribu orang per hari," kata Andi Sudirman.
Berita Terkait
-
BCA Syariah Bangun 99 Masjid Asmaul Husna Pertama Ar Rahman di Aceh Tamiang
-
5 Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat Berpegangan pada Rompong Nelayan
-
Detik-detik Dramatis Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Perairan Sulawesi Selatan
-
Mulai Agustus, Kota Makassar Tinggalkan Sistem Open Dumping di TPA
-
Drama Perceraian Bupati Gowa Berbuntut Laporan Polisi: Mantan Suami Cium Aroma Kesaksian Palsu
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Latihan Pestapora Makassar Segera Digelar, Simak Cara Beli Tiket dan Nikmati Promo BRImo
-
Gubernur Sulsel Mulai Proyek Rp5,9 Miliar Demi Tuntaskan Banjir Luwu Utara
-
Pemprov Sulsel Ganti Rugi Lahan Bandara Bua Rp17,5 Miliar
-
Beli Sunscreen Wardah Online Original Hanya di Blibli, Cek Varian Sesuai Kulitmu
-
Kabar Baik untuk PPPK yang Gaji Sering Terlambat, Pusat Turun Tangan