- Paus Orca terdeteksi di Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara, pada Selasa (24/2) pukul 10.00 Wita oleh tim 'Smart Patrol'.
- Kemunculan paus ini menandakan rantai makanan laut dan ketersediaan makanan predator puncak di Bunaken relatif sehat.
- Satwa yang dilindungi ini hanya terlihat sekitar satu jam sebelum kembali berenang ke laut lepas.
SuaraSulsel.id - Paus Orca (Orcinus orca) muncul di perairan Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara, Selasa (24/2), sekitar pukul 10.00 Wita, dan berhasil diabadikan saat tim 'Smart Patrol' Resor Mantehage Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I.
"Kemunculan Paus Orca di Taman Nasional Bunaken mengindikasikan rantai makanan laut di Taman Nasional Bunaken dalam kondisi relatif sehat," kata Kepala Balai Taman Nasional Bunaken, Catur Marbawa di Manado, Rabu (25/2).
Indikasi lainnya, kata dia, ketersediaan makanan untuk predator puncak di Taman Nasional Bunaken masih kondisi cukup serta konektivitas ekosistem laut masih terjaga.
Selain Paus Orca, kata Catur, spesies paus yang juga dapat dijumpai di kawasan Taman Nasional Bunaken yaitu Paus Sperma (Physeter macrocephalus) dan Paus Pilot (Globicephala macrorhynchus).
Terdapat juga beberapa jenis mamalia aquatik lainnya seperti jenis lumba-lumba dan Duyung.
"Durasi kemunculan Paus Orca di Taman Nasional Bunaken pada saat dijumpai oleh Tim Smart Patrol sekitar satu jam sebelum berenang kembali ke laut dalam," ujarnya.
Beberapa orang sempat melihat kemunculan Paus Orca tersebut yaitu, M. Ahda Agung (Kepala Resor), Dwi Cresla Tondo (Anggota Resor), Anggara Tripurwa (Polisi Kehutanan) dan Julian Garing (Motoris Kapal).
Catur Marbawa menjelaskan, di Indonesia Paus Orca merupakan salah satu satwa yang dilindungi melalui Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.
Karena itu keberadaannya yang masuk ke wilayah Taman Nasional Bunaken mengindikasikan bahwa salah satu satwa dilindungi di Indonesia masih terjaga kelestariannya.
Baca Juga: Jangan Sampai Jadi Korban Arus Bawah Laut! Tips Aman Berlibur di Pantai
Paus Orca adalah predator cerdas yang bisa salah mengira manusia sebagai mangsa atau memperlakukan penyelam sebagai mainan.
"Disarankan bagi pengunjung Taman Nasional Bunaken terutama penyelam untuk jangan terlalu dekat, menyentuh, menghalangi pergerakan, atau bersikap panik yang memicu rasa ingin tahu berlebih Paus Orca," kata Catur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela
-
Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya
-
Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional
-
10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha
-
Berapa Harga Jual Maksimal Beras SPHP ? Bulog Awasi Pengoplosan di Kendari