SuaraSulsel.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa fenomena hari tanpa bayangan diprakirakan terjadi di wilayah Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada 18 Maret 2022 pukul 12.08 WITA.
Staf operasional Stasiun Geofisika Palu Bambang Haryono mengatakan bahwa fenomena hari tanpa bayangan atau kulminasi matahari biasanya terjadi dua kali dalam satu tahun.
"Kalau di Palu diprediksi di Bulan Maret, itu untuk hari tanpa bayangan utama," katanya di Kota Palu, Kamis 17 Februari 2022.
"Fenomenanya disebut kulminasi utama, pada saat itu matahari akan tepat berada di atas kepala pengamat atau titik zenit," katanya.
Ia menjelaskan, saat matahari berada dititik zenit bayangan benda tegak akan menghilang selama sekitar 30 detik sebelum dan sesudah waktu puncak di masing masing wilayah karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.
Matahari diperkirakan berada di atas wilayah Indonesia dari 21 Februari hingga 5 April 2022.
Selama kurun itu daerah-daerah di Indonesia akan mengalami hari tanpa bayangan, hari ketika benda tegak tidak berongga tidak memiliki bayangan pada tengah hari, saat matahari berada di atasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Selamatkan Lahan Pertanian di Sulawesi Selatan, Gubernur: Tim Sudah Lakukan Pompanisasi
-
Mahasiswa di Makassar Rekayasa Penculikan, Minta Tebusan Rp90 Juta ke Orang Tua
-
DPRD Setuju Makzulkan Bupati Gowa, Kenapa Husniah Talenrang Belum Resmi Dicopot?
-
Kok Bisa Ratusan Ton Udang Asing 'Nyelonong' Masuk ke Indonesia?
-
Bikin Haru! Aksi Seru Anak-Anak Disabilitas SLBN 1 Makassar Rayakan HUT RI