- Dua selebgram Makassar berinisial P dan E viral karena mengunggah video dugaan penyalahgunaan Whip Pink (gas nitrous oxide) secara terbuka.
- Kapolrestabes Makassar menyatakan telah memantau produk tersebut, mengimbau penggunaan sesuai peruntukan, namun akan menindak jika timbul tindak pidana.
- Whip Pink legal untuk pangan dan medis, namun menghirupnya langsung menyebabkan euforia sesaat dan risiko kesehatan serius jangka panjang.
SuaraSulsel.id - Dua selebgram asal Makassar berinisial P dan E menjadi sorotan publik setelah video dan foto yang memperlihatkan dugaan konsumsi Whip Pink viral di media sosial.
Dalam sejumlah unggahan yang beredar, keduanya tampak secara terang-terangan menghirup gas dari tabung berwarna pink yang belakangan ramai diperbincangkan.
Dalam salah satu foto yang viral, selebgram tersebut terlihat duduk santai sambil menghirup alat tersebut.
Foto lain memperlihatkan mereka berada di dalam sebuah kamar bersama beberapa orang, tampak ramai-ramai menghisap tabung gas tersebut, bahkan ada yang terlihat terbaring di tempat tidur.
Aksi tersebut menuai reaksi keras dari warganet.
Unggahan itu pun dengan cepat menyebar luas dan memicu kekhawatiran publik. Sejumlah netizen ramai-ramai menandai akun resmi kepolisian, meminta aparat menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan zat berbahaya yang ditampilkan secara terbuka di media sosial.
Fenomena Whip Pink sendiri tengah menjadi perhatian nasional. Terutama setelah dikaitkan dengan meninggalnya seorang selebgram bernama Lula Lahfah.
Sejak peristiwa tersebut, penggunaan tabung gas cantik ini menjadi perbincangan hangat dan memunculkan kekhawatiran akan penyalahgunaan zat yang sejatinya memiliki fungsi tertentu.
Menanggapi viralnya video selebgram Makassar tersebut, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana mengaku pihaknya telah mengetahui dan memantau penggunaan Whip Pink sejak lama.
Baca Juga: Kronologi Dugaan Kekerasan di SMAN 20 Makassar, Korban Trauma Tidak Mau Sekolah
Meski begitu, ia memastikan informasi yang beredar tetap akan ditelusuri lebih lanjut.
"Kami sebenarnya sudah pantau sejak lama," ujar Arya saat dikonfirmasi, Selasa, 10 Februari 2026.
Arya menjelaskan, hingga saat ini kepolisian masih berada pada posisi memberikan imbauan kepada masyarakat.
Agar produk tersebut digunakan sesuai peruntukannya dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan negatif.
Menurutnya, Whip Pink bukanlah barang ilegal. Namun, penyalahgunaannya dapat menimbulkan risiko serius.
"Yang bisa kami lakukan saat ini adalah mengimbau agar penggunaannya tepat sasaran. Jangan sampai digunakan untuk hal-hal yang negatif," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pernah Mengguncang Tanah Bugis, Inilah Rahasia di Balik Tari Pajoge Angkong
-
Waspadai Tanda-tanda yang Mengarah pada Masalah Katup Jantung
-
60 Ribu Calon Mahasiswa Lepas Kursi SNBP, Unhas Justru Catat Tren Positif
-
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Polda Sulut
-
10 Koperasi Merah Putih di Kolaka Ingin Putus Rantai Tengkulak