"Itu buku saya musnahkan, saya bakar karena saldonya sudah ditarik. Untuk memindahkan uang itu kan harus lewat buku, sementara bukunya masih ada di saya. Aturannya tidak boleh ada buku rekening ganda," ujarnya.
Ardi juga bilang memilih memusnahkan buku rekening itu karena takut. Saat itu kejadiannya Nurdin Abdullah sudah ditangkap.
"Saya bakar karena saya juga takut dan kaget. Saat itu pak NA sudah ditangkap."
Jaksa Penuntut Umum KPK Asri Irwan mengaku uang Rp4,6 miliar itu janggal. Sebab buku milik rekening Meikewati dipegang oleh orang lain.
"Meikewati kemudian memindahbukukan ke rekening lain. Tapi itu dipindahkan pasca OTT. Ada apa dipindahbukukan?," tanya Asri.
Ngaku Bayar Utang
Sementara, Yusuf Tyos mengaku uang Rp4,6 miliar itu adalah pengembalian uang dari Nurdin Abdullah. Ia mengatakan Nurdin pernah meminjam uangnya.
Pada Januari lalu, Yusuf pernah dipanggil Nurdin Abdullah ke kediaman pribadinya. Nurdin meminta tolong dipinjamkan uang Rp4,6 miliar.
Untuk apa? Yusuf mengaku tidak tahu. Jaminannya adalah ruko milik Nurdin Abdullah di Jalan Penghibur Kota Makassar.
Baca Juga: Pegawai BPK Sulsel Hadir di Ruang Sidang, Disebut Terima Uang Terdakwa Rp500 Juta
"Beliau (Nurdin) bilang ada kebutuhan mendesak dengan jaminan ruko di Jalan Penghibur Kota Makassar. Dia juga sampaikan akan memberikan bunga pinjaman," jelasnya saat menjadi saksi pada 23 September 2021 lalu.
Lalu pada awal Februari, Yusuf Tyos dan Meikewati kemudian mengantar uang Rp 4,6 miliar itu ke rumah Nurdin Abdullah. Uangnya ditaruh ke dalam tiga koper.
"Pak Nurdin sendiri yang menerima uangnya dan itu statusnya murni utang-piutang," ungkap Yusuf.
Hanya saja, lanjutnya, dana pinjaman yang sudah terlanjur diserahkannya itu, belakangan batal digunakan Nurdin Abdullah. Dia kemudian dihubungi lagi kalau uang itu akan dikembalikan melalui Bank Mandiri.
"Pak Nurdin bilang nanti ada Pak Ardi yang menguhubungi. Kemudian Pak Ardi menghubungi saya dan menyampaikan ada pengembalian uang dari pak Nurdin. Namun disarankan harus buka rekening dulu. Rekening itu selanjutnya atas nama istri saya," tandas Yusuf.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Operasi Tumor Otak Lewat Kelopak Mata? RSUD Labuang Baji Cetak Sejarah Baru
-
Rp14,15 Triliun Uang Mengalir ke Sulsel, Daerah Mana Paling Banyak Terima?
-
Peringatan Keras Jusuf Kalla untuk Ekonomi RI : Sentil Kebijakan, Utang hingga Perubahan Iklim
-
22 Vespa Kesayangan Ludes Terbakar di KM Mutiara Sentosa II