SuaraSulsel.id - Pegawai BPK Sulsel Gilang Gumilang hadir dalam sidang lanjutan kasus suap dan gratifikasi proyek infrastruktur di Pemprov Sulsel. Ada lima saksi yang dihadirkan pada persidangan hari ini.
Salah satu diantaranya adalah pegawai Badan Pemeriksa Keuangan atau BPK Perwakilan Sulsel, Gilang Gumilang.
Nama Gilang Gumilang sempat disebut oleh terdakwa Edy Rahmat.
Edy Rahmat pada persidangan minggu lalu, mengaku pernah memberi uang ke pegawai BPK atas nama Gilang. Jumlahnya Rp500 juta lebih.
Edy Rahmat mengatakan, uang itu untuk menghilangkan hasil temuan di BPK. Beberapa proyek yang dikerjakan kontraktor di Pemprov Sulsel kala itu disebut jadi temuan BPK.
Edy Rahmat sendiri dalam surat dakwaan disebutkan pernah menerima uang dari sejumlah pengusaha. Nilainya Rp3 miliar lebih.
Beberapa pengusaha mengaku uang tersebut sebagai jaminan jika ada pemeriksaan dari BPK. Pengusaha bernama Andi Kemal, Petrus Yalim dan Robert Wijoyo bahkan menyerahkan uang ke Edhy hingga ratusan juta demi menghilangkan temuan.
Temuan itu untuk pengerjaan beberapa paket proyek. Seperti paket proyek di Rantepao-Bua dan pengerjaan jalan ke kawasan Pucak, Maros.
Hakim Ketua Ibrahim Palino kemudian menanyakan ke saksi, apakah mengenal kedua terdakwa, Nurdin Abdullah dan Edy Rahmat. Gilang mengaku mengenalnya.
Baca Juga: Yusuf Tyos: Nurdin Abdullah Orang Baik, Suka Bercanda
"Kenal, yang mulia. Saya pernah memeriksa laporan keuangan Pemprov Sulsel pada tahun 2020," kata Gilang di ruang Harifin Tumpa, Pengadilan Negeri Makassar, Rabu, 13 Oktober 2021.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Uang Nasabah Hilang Misterius? Polda Gorontalo Bongkar Kejahatan Pegawai Bank
-
Kabar Baik dari Mendagri: PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi PNS
-
Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya
-
25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan
-
Belanja Makin Hemat, Dapatkan Diskon 25% dengan BRI Kartu Kredit