SuaraSulsel.id - Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto meminta bawahannya, segera menyiapkan 6 unit mobil ambulans khusus jenazah Covid-19.
Ambulans jenazah khusus Covid-19 disiapkan untuk membantu Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 yang merupakan tanggung jawab Pemprov Sulawesi Selatan.
Hal ini dilakukan Danny Pomanto setelah melihat banyaknya kasus kematian pasien positif Covid-19 yang lama tertahan di rumah sakit hingga berhari-hari. Padahal, menurut standar WHO, pemulasaraan dan pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 paling lama 4 jam.
Menurut Danny Pomanto, di tengah situasi pandemi saat ini, semua pihak harus saling membantu dan tidak perlu saling menyalahkan.
Pihaknya baru menyiapkan ambulans khusus pasien positif Covid-19 karena sebelumnya hal tersebut tanggung jawab Satgas Covid-19 propinsi sesuai kebijakan pemerintah pusat.
"Ambulans ini harus datang minggu ini, kita langsung adakan, karena banyak yang meninggal di rumah saat melakukan isolasi mandiri, kita tidak bermaksud saling menyalahkan, harus saling membantu di tengah situasi pandemi saat ini," ujar Danny Poamnto dalam keterangannya, Kamis (29/7/2021).
Danny menyebutkan terdapat 3 jenazah pasien Covid-19 yang membusuk di RSUD Daya Makassar. Karena tertahan hingga 2 hari. Selain itu, Danny Pomanto juga menerima laporan ada 3 jenazah yang tertahan di salah satu rumah sakit swasta di Makassar.
Sebelumnya, Koordinator Posko Covid-19 Sulsel Arman Bausat mengakui pihaknya kewalahan melakukan penjemputan dan pemakaman jenazah pasien Covid-19. Karena tingginya angka kematian pasien Covid-19 beberapa hari terakhir ini.
Kejadian jenazah membusuk di RSUD Daya disebabkan karena di saat bersamaan tim Satgas Propinsi harus juga mengurusi sekitar 20-an jenazah lainnya di beberapa rumah sakit di Makassar Sabtu lalu (24/7).
"Tim Satgas Covid-19 Sulsel kewalahan karena harus melayani tujuh rumah sakit milik Pemprov Sulsel, ditambah rumah sakit swasta yang ada di Makassar," ujar Arman, dalam keterangan persnya Selasa (27/7/2021).
Baca Juga: Danny Pomanto : Kematian Terus Naik, Bukan Saatnya Saling Menyalahkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
BRI Tetapkan Dividen Rp52,1 Triliun, Cerminkan Kinerja dan Fundamental Kuat
-
BRI Ekspansi ke Timor Leste, Pegadaian Siap Layani UMKM
-
Kabid Propam Polda Sulsel Dilaporkan ke Mabes Polri, Diduga 'Bekingi' Sengketa Lahan
-
Kisah Nurdin dan Irwan: Tiga Dekade Menyelamatkan Sejarah dari Ancaman Lupa
-
Ditolak KUA, Ayah Tetap Nikahkan Anak di Bawah Umur dengan Pria 71 Tahun di Luwu