SuaraSulsel.id - Hasil tes job fit Pemerintah Kota atau Pemkot Makassar beredar luas di media sosial. Namun, ternyata daftar tersebut dipastikan hoaks.
Daftar pejabat baru Pemkot Makassar ini beredar masif di grup Whatsapp sejak kemarin. Pada list tersebut, ada beberapa pejabat Pemkot saat ini yang 'diparkir'.
Ada pula yang dulunya dinonjob oleh Pj Wali Kota Makassar, kini diberi jabatan kembali. Seperti, Rusmayani Madjid, kabarnya menjabat Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
Adapula nama Irwan Rusfiady Adnan yang dulunya Kepala Bapenda, kini menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.
Kemudian, Irwan Bangsawan, Kepala Dinas Ketenagakerjaan, kabarnya diparkir di posisi staf Ahli Bidang Hukum dan Politik.
Ada juga nama Ismail, Kepala Diskominfo katanya kini menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesra. Sementara, Andi Bukti Jufri, yang sebelumnya Kepala Dinas PTSP dirotasi menjadi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Siswanta Attas memastikan daftar tersebut hoaks. Belum ada hasil job fit Pemkot yang keluar saat ini.
"Tidak betul itu. Cuman prakiraan berdasarkan hasil job fit yang disebar oleh oknum," kata Siswanta saat dikonfirmasi, Minggu (12/6/2021).
Sebelumnya, tim seleksi job fit pejabat eselon II Pemkot Makassar sudah menyerahkan rekomendasi hasil tes kepada Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto.
Dari hasil job fit 19 pejabat itu, timsel memberi rekomendasi tiga pilihan posisi untuk satu orang. Namun ternyata ada tiga jabatan yang tidak masuk dalam rekomendasi timsel.
Ada Bapenda, Diskominfo, dan Satpol PP. Menurut Danny, tiga jabatan ini tidak diminati oleh pejabat.
Karena timsel tidak merekomendasikan tiga posisi tersebut, maka nantinya akan dilelang.
Rencananya, tahapan lelang jabatan akan dilakukan di pengujung proses re-setting pemerintahan. Setelah job fit, Danny akan fokus dulu pada re-setting pejabat eselon III, IV, RT/RW, LPM, hingga posisi jajaran direksi Perusda.
"Proses lelang jabatan akan dilakukan terakhir-terakhir. Setelah proses re-setting, " jelasnya.
Untuk saat ini, Danny mengaku masih fokus dalam penyusunan kompisisi kabinet dari hasil job fit. Kendati sudah ada rekomendasi dari timsel, namun Danny juga menjadikan hasil LHP BPK sebagai acuan memilih pejabat yang akan dipilih.
Berita Terkait
-
Kepala BKD Sulsel : Tidak Ada Berkas Permohonan Pindah Pegawai Terbengkalai
-
Pemkot Makassar Luncurkan 17 Mobil Satgas Covid Hunter
-
Dicari! Ratusan Kendaraan Dinas Pemkot Makassar Masih Dikuasai Pensiunan
-
Ini Daftar 16 Temuan Kerugian Negara di Pemkot Makassar
-
Pembelian 21 CCTV Pemkot Makassar Jadi Temuan BPK, Tidak Sesuai Spesifikasi
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Pelaku Pencabulan dan Pembunuhan Anak di Makassar Terancam Penjara Seumur Hidup
-
Gubernur Sulsel Serahkan Rp1 Miliar untuk Pemulihan RSUD Syekh Yusuf Gowa
-
Implementasi GCG di BUMN Tuai Apresiasi, Dinilai Tingkatkan Kinerja dan Transparansi
-
Enam Pelaku Perundungan Siswi Tana Toraja Ditangkap
-
Ini Alasan Cabai Keriting Kurang Diminati di Gorontalo