- Dua pelaku pembobolan ATM Bank di Pangkep dibekuk Polda Sulsel pada Senin, 12 Januari, usai buron dua bulan.
- Pembobolan terjadi di ATM Jalan Poros Pangkep pada November 2025 menggunakan alat las dan gerinda, merugikan Rp120 juta.
- Pelaku utama MR merekrut OD, seorang tukang besi, untuk mengeksekusi pembobolan ATM yang terekam CCTV tersebut.
SuaraSulsel.id - Dua orang pelaku pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank dengan cara dilas akhirnya dibekuk aparat kepolisian tim Resmob Polda Sulawesi Selatan.
"Keduanya diamankan di wilayah Kota Makassar. Pelaku inisial inisial MR usai 29 tahun dan OD usia 43 tahun," ujar Kanit Resmob Polda Sulsel Ajun Komisaris Polisi Wawan Suryadinata di Makassar, Senin (12/1).
Mesin ATM tersebut dibobol dengan alat las oksi-asetelin untuk membuka gembok mesin.
ATM itu berada di Jalan Poros wilayah Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep) pada November 2025. Aksi keduanya itu tidak disadari terekam CCTV.
Dari rekaman tersebut polisi melakukan serangkaian penyelidikan serta mengidentifikasi para pelaku.
Keberadaannya berhasil diketahui usai menindaklanjuti laporan polisi yang diterima setelah keduanya buron selama dua bulan.
Wawan menjelaskan, dari hasil interogasi otak pembobolan mesin ATM ini adalah MR.
Niatnya membobol ATM ini terlaksana setelah bertemu rekannya OD berprofesi tukang besi yang memiliki keterampilan mengelas.
Keduanya kemudian sepakat mencari ATM untuk dibobol. Selanjutnya, menyisir lokasi ATM yang sepi orang.
Baca Juga: 5 Hari Tanpa Makan! Bertahan Hidup Bersama Ambulans Laut Hilang
Kendati diawal merencanakan membobol ATM di wilayah Kota Makassar, namun urung dilaksanakan karena ramai orang.
Alhasil, keduanya bergerak dengan mobilnya dengan membawa alat las menuju luar kota sembari mencari ATM sepi, hingga akhirnya menemukan di Jalan Poros, wilayah Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep, Sulsel.
"Jadi, pelaku ini mencari orang yang bisa membobol ATM dan menemukan tukang memiliki keterampilan membuka besi. Mereka membobol ATM di Pangkep. Awalnya di Makassar, tapi tidak ada yang sepi, lalu berangkat ke Pangkep," tuturnya.
Setelah memantau kondisi sekitar sudah aman, kedua pelaku ini melancarkan aksinya memotong gembok serta pengunci mesin ATM memakai alat gerinda dan alat las hingga menimbulkan api karena terbakar.
"Kerugian dilaporkan dari pembobolan itu sekitar Rp120 juta. Dari pengakuan pelaku, ada beberapa ATM memang sudah dilakukan (dibobol) oleh bersangkutan. Penyelidikan dan pengembangan tetap dilanjutkan dalam kasus ini," katanya.
Sebelumnya, dari rekaman CCTV di ATM tersebut, terlihat jelas pelaku memotong gembok dengan gerinda selanjutnya menggunakan alat las membuka penguncian ATM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Peringatan Keras Rektor Unhas Bagi 1.128 Pengawas UTBK: Sanksi Tanpa Toleransi
-
Kapan Pelantikan Rektor Unhas Periode 2026-2030? Begini Persiapan Panitia
-
Siaga! Enam Kecamatan di Kota Makassar Rawan Kekeringan Hingga Oktober 2026
-
Besok Warga di Makassar Akan Turun ke Jalan Bela Jusuf Kalla, Ini Titik Aksinya
-
Puluhan Ribu Kasus, Begini Cara Melindungi Diri dari Virus Campak yang Mudah Menular