SuaraSulsel.id - Direktur Utama Perusahaan Daerah Parkir Makasssar Raya Irham Syah Gaffar mengatakan, jasa parkir di Kota Makassar dibagi tiga jenis. Karcis umum, karcis khusus, dan komersial.
Tiga jenis jasa parkir tersebut memiliki tarif yang berbeda. Hal itu disesuaikan berdasarkan lokasi parkir.
“Karcis warna putih itu untuk umum, tarifnya Rp 2.000 per motor dan Rp 3.000 per mobil, dan karcis khusus itu seperti di pasar, Jalan Somba Opu, Pantai Losari itu warna kuning, tarifnya Rp 3.000-Rp 5.000,” kata Irham kepada terkini.id -- jaringan Suara.com, Selasa, 8 Juni 2021.
Sementara karcis komersial diperuntukkan untuk angkutan komersial, seperti angkutan pasir, atau mobil angkutan barang dari luar yang masuk ke Kota Makassar.
“Itu diberikan karcis sekali bayar di mana saja di Kota Makassar. Biayanya Rp5.000, angkutan pasir, barang-barang komersial yang bukan umum,” ungkapnya.
Khusus untuk karcis komersil, Irham mengatakan pihaknya melakukan perubahan warna setiap hari. Hal itu untuk menghindari kecurangan.
“Warnanya kami ubah setiap hari, jadi kami bisa mengidentifikasi karena banyak juga sopir yang kalau lewat malah diperlihatkan karcis lama,” ungkapnya.
Irham merinci ada sembilan titik di Kota Makassar yang menjadi lokasi pemeriksaan karcis komersil, antara lain, Jalan Sultan Alauddin, Jalan Mallengkeri, Barombong, Antang, Nipa-Nipa, BTP, Perbatasan Makassar-Maros, Yos Sudarso, dan pinggiran tol.
Baca Juga: Honor Anggota Satgas Covid Hunter Makassar Rp 50 Ribu Sekali Jalan
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Viral Ikan Asin Disemprot Baygon, Alumni Perikanan Unhas Tawarkan Solusi Aman
-
Indonesia Siap Kuasai Pasar Rumput Laut Global, Jajaki Pasar Bioplastik dan Perdagangan Karbon
-
Musik Timur Resmi Bikin Sejarah Baru di AMI Awards 2026
-
Uang Negara Rp40,75 Triliun Mengalir di Sulsel, Begini Rincian Penggunaannya
-
Presiden Prabowo Batal Resmikan Sekolah Rakyat di Makassar