SuaraSulsel.id - Dua tempat hiburan malam atau THM di Kota Makassar disegel. Dianggap melanggar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Koordinator Satgas Raika Kota Makassar, Irwan mengatakan pihaknya sudah menutup Holywings dan D'Liquid. Mereka terbukti melewati jam operasional hingga pukul 22.00 wita.
Liquid misalnya, mereka beroperasi tanpa mengindahkan protokol kesehatan. Ditemukan kerumunan pengunjung di tempat tersebut.
Teguran, kata Irwan sudah dilakukan dua kali. Namun, mereka tidak mengindahkan.
"Kami berikan teguran dua kali sehingga wali kota menyikapi. Penutupan ini tidak memiliki batasan waktu," kata Irwan.
Pemkot Makassar sendiri melakukan penutupan dan larangan beroperasi hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai langkah tegas bagi para pelanggar protokol kesehatan.
Ia mengaku walaupun akrab dengan pemilik kafe tersebut, akan tetapi keselamatan 1,5 juta warga Makassar lebih penting.
"Jadi kita larang Liquid beroperasi. Ditutup. Itu tandanya Pemkot Makassar tidak main-main ya. Kalau kita tidak begini, nanti patotoaiki (bandel)," tegasnya.
Diapun menekankan, Liquid baru bisa beroperasi jika bisa meyakinkan Pemkot Makassar mampu melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat. Satgas Raisa akan terus melakukan pengawasan.
Baca Juga: Resmi Jadi Investor Holywings, 5 Bisnis Nikita Mirzani Ini Juga Banjir Cuan
Danny jyga mengatakan, masih ada satu THM lagi yang akan ditutup dalam waktu dekat. Kesalahannya sama. Mereka melakukan pelanggaran yang sama.
Sebelumnya, Pemkot juga mencabut izin kafe Hollywings karena melakukan pelanggaran. Mereka dilarang beroperasi hingga batas waktu yang tidak ditentukan.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Bupati Lutra: Kami Bersyukur Bantuan Bapak Gubernur Sulsel
-
Jalan Seko Dipercepat, Gubernur Sulsel Groundbreaking Ruas Sabbang-Tallang-Sae Rongkong
-
Kisah Penjual Ikan Keliling Naik Haji Setelah Menabung Puluhan Tahun
-
Jangan Tunggu Parah! Pentingnya Deteksi Dini Jantung yang Sering Disepelekan Pasien
-
Perempuan Berdaya, BRILink Mekaar Dorong Ekonomi Kerakyatan dari Desa