- Peringatan HUT ke-46 Dekranas diselenggarakan di Trans Studio Mall Makassar pada 8–12 Juli 2026 dengan konsep pameran mal.
- Pameran menampilkan beragam produk kriya unggulan daerah untuk memperluas pasar serta mendekatkan produk lokal kepada masyarakat luas.
- Acara ini bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM melalui kegiatan edukasi, pertunjukan budaya, serta memperluas jejaring bisnis para perajin Indonesia.
Selama pelaksanaan acara, pengunjung dapat mengikuti talk show, workshop, dan diskusi mengenai strategi pengembangan usaha di era ekonomi digital.
Rangkaian kegiatan turut dimeriahkan pertunjukan budaya dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, festival kuliner, serta malam budaya yang menghadirkan penceramah Ustaz Das'ad Latif.
Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran, dijadwalkan tiba di Makassar pada 10 Juli 2026. Sebelum membuka pameran secara resmi di Trans Studio Mall, Selvi akan mengunjungi salah satu lokasi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Sukarniaty menegaskan keberhasilan penyelenggaraan HUT Dekranas tidak hanya diukur dari besarnya nilai transaksi selama pameran berlangsung.
Baca Juga:Respons Aksi Warga Tanam Pisang di Jalan, Gubernur Sulsel: Kita Bekerja Sesuai Perencanaan
"Yang paling penting bukan hanya transaksi. Kami ingin para perajin pulang dengan pengetahuan baru, jejaring yang lebih luas, dan inspirasi untuk menghasilkan produk yang semakin inovatif dan berdaya saing," katanya.
Pemecahan Rekor MURI
Pada periode yang sama, Sulawesi Selatan juga menjadi tuan rumah puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yang akan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu agenda nasional yang menjadi sorotan adalah upaya pemecahan Rekor MURI melalui kegiatan minum Multiple Micronutrient Supplement (MMS) secara serentak oleh sekitar 54 ribu ibu hamil di 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Penyelenggaraan HUT Dekranas dan HKG PKK secara bersamaan diharapkan memberikan dampak positif bagi daerah, tidak hanya dari sisi promosi budaya dan produk UMKM, tetapi juga terhadap sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
Baca Juga:Gubernur Sulsel Ground Breaking Pelebaran Jembatan Sungai Maros A
Melalui dua agenda nasional tersebut, Makassar diharapkan menjadi etalase yang menampilkan potensi Sulawesi Selatan sebagai pusat kreativitas, budaya, dan ekonomi kreatif berbasis kerajinan kepada para tamu dari seluruh Indonesia.