Kejari Makassar Gerak Cepat Usut Dugaan Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah

Kasus dugaan jual beli jabatan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Makassar berbuntut panjang

Muhammad Yunus
Senin, 06 Juli 2026 | 14:18 WIB
Kejari Makassar Gerak Cepat Usut Dugaan Jual Beli Jabatan Kepala Sekolah
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat pelantikan 369 Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP Kota Makassar di Tribun Lapangan Karebosi, Selasa (23/6/2026) [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Kejari Makassar sedang menyelidiki dugaan praktik jual beli jabatan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Makassar.
  • Dugaan muncul setelah beredarnya video pengakuan calon kepala sekolah mengenai permintaan uang puluhan juta rupiah sebagai syarat.
  • Wali Kota Makassar memerintahkan Inspektorat melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam praktik ilegal tersebut.

SuaraSulsel.id - Kasus dugaan jual beli jabatan kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar kini berbuntut panjang.

Setelah ramai menjadi sorotan publik, Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar mulai melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bahan dan keterangan (pulbaket).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar, Zulfikar membenarkan pihaknya telah bergerak menindaklanjuti informasi yang beredar terkait dugaan praktik transaksional dalam pengisian jabatan kepala sekolah.

"Iya, betul. Kami sedang tahap perampungan pulbaket," kata Zulfikar saat dikonfirmasi, Senin, 6 Juli 2026.

Baca Juga:Remaja di Makassar Rekayasa Penculikan Sendiri, Kirim Voice Note Menangis Minta Tebusan Rp5 Juta

Zulfikar menjelaskan pada tahap awal ini Kejari masih berfokus mengumpulkan dokumen serta meminta klarifikasi dari pihak-pihak yang dinilai mengetahui atau berkaitan dengan perkara tersebut.

"Pulbaket dilakukan dengan mengumpulkan dokumen dan meminta klarifikasi orang-orang yang berhubungan dengan kasus tersebut," ujarnya.

Namun, saat ditanya apakah penyelidikan juga akan menelusuri pihak yang diduga menjadi perantara, penerima maupun aliran dana dalam kasus tersebut, Zulfikar belum bersedia membeberkan lebih jauh.

"Nanti kami sampaikan perkembangannya lebih lanjut setelah rampung pulbaket," ungkapnya.

Dugaan jual beli jabatan kepala sekolah sebelumnya mencuat setelah beredar video di media sosial yang menampilkan pengakuan sejumlah mantan calon kepala sekolah.

Baca Juga:6 Kepala Sekolah di Makassar Mengaku Jadi Korban Jual Beli Jabatan

Dalam video tersebut, mereka mengaku diminta menyerahkan sejumlah uang sebagai syarat untuk mendapatkan jabatan kepala sekolah di lingkungan Disdik Makassar.

Persoalan itu kemudian bergulir hingga ke DPRD Kota Makassar.

Dalam rapat dengar pendapat, sejumlah calon kepala sekolah menyebut nilai uang yang diminta berkisar antara Rp30 juta hingga Rp50 juta untuk satu jabatan.

Tak hanya itu, mereka juga menyebut dugaan keterlibatan sejumlah pihak, baik dari internal maupun eksternal Dinas Pendidikan.

Beberapa pejabat di lingkungan Disdik Makassar yang menjabat sebagai kepala bidang dan kepala seksi disebut dalam pengakuan tersebut.

Selain itu, muncul pula nama seorang pihak eksternal berinisial Ata yang disebut-sebut berperan mengatur penempatan kepala sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini