Dituduh Tendang Pemain Persib, Kelompok Suporter PSM Akhirnya Buka Suara

Atmosfer panas menyelimuti laga pekan ke-33 Super League 2025/2026 antara PSM Makassar melawan Persib Bandung

Muhammad Yunus
Senin, 18 Mei 2026 | 12:30 WIB
Dituduh Tendang Pemain Persib, Kelompok Suporter PSM Akhirnya Buka Suara
Suporter PSM Makassar menyalakan flare dan masuk ke tengah lapangan usai laga melawan Persib Bandung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Minggu, 17 Mei 2026. Aksi protes terhadap performa tim musim ini berujung ricuh dan memicu kepanikan [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Baca 10 detik
  • Atmosfer panas menyelimuti laga pekan ke-33 Super League 2025/2026 antara PSM Makassar melawan Persib
  • Pemain Persib yang sedang merayakan kemenangan mendadak langsung berlari menuju ruang ganti demi menghindari amukan suporter

SuaraSulsel.id - Atmosfer panas menyelimuti laga pekan ke-33 Super League 2025/2026 antara PSM Makassar melawan Persib Bandung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu, 17 Mei 2026 malam.

Bukan hanya karena duel sengit di atas lapangan, tetapi juga kericuhan yang pecah sesaat setelah pertandingan usai.

Kekalahan dramatis 1-2 yang dialami Pasukan Ramang memantik emosi sebagian suporter tuan rumah. Situasi memanas ketika sejumlah pendukung PSM tiba-tiba berlarian masuk ke tengah lapangan sambil menyalakan flare, melempar petasan, hingga smoke bomb.

Asap tebal langsung memenuhi area stadion dan membuat suasana berubah mencekam. Sejumlah penonton yang masih berada di tribun panik dan berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Baca Juga:Persib Bandung Bawa Misi Wajib Menang di Markas PSM Makassar

Di tengah situasi chaos itu, para pemain Persib yang sedang merayakan kemenangan mendadak langsung berlari menuju ruang ganti demi menghindari amukan suporter.

Bahkan, sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan salah satu oknum suporter diduga sempat menendang pemain Persib di tengah kericuhan.

Petugas keamanan yang berjaga terlihat kewalahan menahan banyaknya massa yang turun ke lapangan. Situasi baru berangsur kondusif setelah aparat dan panitia pelaksana berupaya menghalau suporter keluar dari area stadion.

Kekecewaan Memuncak

Kericuhan tersebut diduga menjadi luapan kekecewaan suporter terhadap performa buruk PSM Makassar sepanjang musim ini.

Baca Juga:PSM Makassar Gagal Bayar Utang Rp3,7 Miliar, Hadapi Sidang Pailit 23 April

Sebagai tim yang musim lalu sempat bersaing di papan atas, performa Juku Eja justru merosot tajam pada Super League 2025/2026.

Kekalahan dari Persib menjadi titik puncak frustrasi pendukung setia Pasukan Ramang.

PSM sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit di hadapan publik sendiri. Namun gol telat Julio Cesar di masa injury time memastikan kemenangan dramatis Persib dengan skor 2-1.

Hasil itu membuat Maung Bandung kini semakin dekat dengan trofi juara Super League musim ini.

Tim asuhan Bojan Hodak kini memimpin klasemen sementara dengan koleksi 78 poin, unggul dua angka atas Borneo FC yang terus membayangi di posisi kedua.

Dengan hanya menyisakan satu pertandingan lagi, Persib hanya membutuhkan hasil imbang saat menghadapi Persijap Jepara untuk memastikan gelar juara.

Sementara itu, situasi berbeda justru dialami PSM Makassar.

Hingga pekan ke-33, Yuran Fernandes dan kolega tercecer di posisi ke-14 klasemen dengan koleksi 39 poin dari 33 pertandingan.

Posisi tersebut membuat suporter semakin geram karena klub kebanggaan Sulawesi Selatan itu dinilai kehilangan identitas dan daya saing musim ini.

Sebelum kalah dari Persib, PSM juga baru saja dipermalukan Arema FC dengan skor telak 0-3, di Stadion Kanjuruhan, pekan lalu.

Rentetan hasil buruk itu membuat kolom komentar media sosial resmi PSM dipenuhi kritik pedas dari suporter.

PSM Fans Minta Maaf

Di tengah sorotan publik terhadap insiden tersebut, kelompok suporter PSM Fans akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Persib Bandung.

Dalam pernyataannya, PSM Fans mengakui aksi pitch invasion dilakukan sebagai bentuk kritik terhadap manajemen klub yang dianggap gagal membawa prestasi musim ini.

"Pitch invasion yang dilakukan ditujukan sebagai kritik kepada manajemen PSM Makassar yang kami nilai gagal memberikan prestasi di musim ini. Kami sangat tidak puas dengan kinerja manajemen musim ini," tulis PSM Fans dalam pernyataan resminya, Senin, 18 Mei 2026.

Namun, mereka menegaskan tidak ada instruksi untuk melakukan kekerasan terhadap pemain maupun ofisial Persib Bandung.

Menurut mereka, tujuan awal suporter turun ke lapangan hanya untuk meminta tim tamu segera masuk ke ruang ganti agar situasi tidak semakin memanas.

"Tidak ada instruksi dari pihak mana pun untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan kepada tim tamu," lanjut pernyataan tersebut.

Meski begitu, PSM Fans tetap mengakui insiden kekerasan terhadap pemain Persib telah terjadi dan meminta maaf secara terbuka kepada tim tamu maupun Bobotoh.

"Kami sungguh meminta maaf sebesar-besarnya kepada pihak Persib Bandung, baik kepada para pemain maupun kawan-kawan Bobotoh," tulis mereka.

PSM Fans juga berharap hubungan baik antara suporter Makassar dan Bobotoh tetap terjaga meski insiden tersebut sempat mencoreng pertandingan.

Laga Terakhir Penentu

Musim PSM Makassar sendiri belum benar-benar selesai. Pada pekan terakhir Super League 2025/2026, anak asuh Ahmad Amiruddin dijadwalkan menghadapi Madura United di Stadion Gelora Bangkalan pada 23 Mei 2026.

Laga tersebut dipastikan berlangsung panas. Bukan hanya karena PSM ingin menutup musim dengan hasil positif, tetapi juga karena Madura United tengah berjuang menghindari degradasi.

Madura United wajib meraih kemenangan untuk menjaga peluang bertahan di Super League musim depan.

Di sisi lain, Persib Bandung akan menjalani laga penentuan gelar juara saat menjamu Persijap Jepara.

Jika mampu mengamankan minimal satu poin, Marc Klok dan kolega dipastikan mengangkat trofi Super League 2025/2026.

Namun, di balik perebutan gelar dan persaingan papan bawah, kericuhan di Parepare menjadi alarm serius bagi sepak bola Indonesia bahwa rivalitas dan kekecewaan suporter tak boleh lagi berujung kekerasan di stadion.

Kontributor : Lorensia Clara Tambing

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini