- Tokoh politik Maluku Tenggara, Nus Kei, tewas setelah diserang menggunakan senjata tajam di Bandara Karel Sadsuitubun pada siang hari.
- Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka yang serius.
- Aparat kepolisian berhasil menangkap dua terduga pelaku berinisial HR dan FU dalam waktu kurang dari dua jam pascakejadian.
SuaraSulsel.id - Kasus penikaman yang menewaskan tokoh politik Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau Nus Kei menjadi sorotan luas karena berlangsung cepat dan terjadi di ruang publik. Dalam waktu kurang dari dua jam, peristiwa ini bergerak dari serangan mendadak di bandara hingga penangkapan pelaku oleh polisi.
Berikut kronologi lengkap penikaman Nus Kei yang dirangkum dari keterangan resmi kepolisian.
1. Nus Kei Diserang di Bandara (Sekitar 11.25 WIT)
Peristiwa bermula saat Nus Kei tiba di Bandara Karel Sadsuitubun dari Jakarta. Saat berada di pintu keluar bandara, situasi awal terlihat normal.
Baca Juga:Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, DPD I Maluku Desak Usut Tuntas
Namun secara tiba-tiba, pelaku mendekat dan langsung menyerang Nus Kei menggunakan senjata tajam.
Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, menjelaskan jika Korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian.
Serangan berlangsung cepat dan mengejutkan, membuat suasana di lokasi sempat panik.
2. Nus Kei Dilarikan ke Rumah Sakit (Sekitar 12.00 WIT)
Setelah penyerangan, Nus Kei segera dievakuasi oleh keluarga menuju RS Karel Sadsuitubun untuk mendapatkan penanganan medis.
Baca Juga:2 Pelaku Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Ditangkap, Motif Masih Misteri
Namun kondisi korban sangat serius akibat luka tikaman. “Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka serius,” ujar Rositah.
3. Nus Kei Meninggal Dunia
Meski sempat mendapat penanganan medis, Nus Kei akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Kabar ini langsung menyebar luas dan memicu duka serta perhatian publik, terutama karena Nus Kei dikenal sebagai Ketua Partai Golkar di Maluku Tenggara.
4. Polisi Tangkap Pelaku dalam 2 Jam
Tak lama setelah kejadian, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan pengejaran. Dalam waktu sekitar dua jam, dua terduga pelaku berhasil diamankan di sekitar area bandara.
“Petugas dengan dipimpin langsung Kapolres Maluku Tenggara menangkap dua terduga pelaku dalam waktu sekitar dua jam setelah kejadian,” kata Rositah.
Dua pelaku tersebut masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36). Saat ini, kedua pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Polres Maluku Tenggara.