- Pemprov Sulsel bersama BUMN/BUMD menggelar mudik gratis 1447 H untuk mengurangi kepadatan dan risiko kecelakaan saat Idulfitri.
- Jasa Raharja menyiapkan 11 bus untuk 250 pemudik serta memberi asuransi tambahan kecelakaan dan perlindungan rumah.
- Pemprov Sulsel memberangkatkan 500 pemudik menggunakan 13 bus ke berbagai tujuan didukung sejumlah perusahaan BUMN/BUMD.
Dari data tersebut, mayoritas kecelakaan melibatkan kendaraan roda dua dengan persentase mencapai 76 persen.
Sebagian besar korban juga berasal dari kelompok usia produktif dengan dominasi korban laki-laki mencapai sekitar 75 persen.
Sementara selama Operasi Ketupat pada musim mudik tahun lalu, tercatat 52 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dan 94 orang mengalami luka-luka dengan total santunan mencapai sekitar Rp4 miliar.
Meski demikian, Mulyadi menilai program mudik gratis yang dilaksanakan setiap tahun cukup membantu menekan risiko kecelakaan bagi pemudik.
Baca Juga:Andi Sudirman Gelontorkan Rp5 Miliar Beasiswa untuk Ribuan Pelajar Difabel
Ia mengungkap sebagian kecelakaan yang terjadi justru dialami oleh masyarakat yang sudah sampai di daerah tujuan mudik.
"Sering kali karena euforia kebahagiaan setelah sampai kampung halaman, masyarakat menjadi kurang memperhatikan rambu-rambu lalu lintas," katanya.
Mulyadi juga mengingatkan masyarakat untuk lebih tertib membayar pajak kendaraan bermotor.
Ia menyebutkan tingkat kepatuhan masyarakat Sulawesi Selatan dalam membayar pajak kendaraan masih berada di kisaran 48 persen.
"Dari sekitar 3,7 juta kendaraan yang terdata, baru sekitar 1,8 juta kendaraan yang membayar pajak. Di beberapa provinsi lain tingkat kepatuhannya sudah mencapai 60 persen," ujarnya.
Baca Juga:Gubernur Sulsel Lepas 500 Pemudik dari Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar
Ia pun mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kemudahan pembayaran pajak melalui aplikasi digital yang disediakan pemerintah.
Apalagi ada sejumlah undian hadiah yang disiapkan Pemprov untuk masyarakat yang taat bayar pajak.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Andi Erwin Terwo mengatakan program mudik gratis merupakan inisiatif Pemprov Sulsel untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung sekaligus mengurangi beban ekonomi.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang biasanya mengalami lonjakan kendaraan pada masa mudik.
Pada tahun ini, program mudik gratis Pemprov Sulsel memberangkatkan sekitar 500 pemudik menggunakan 13 bus dengan sejumlah tujuan, antara lain Makassar - Malili, Makassar - Sinjai, Makassar - Bone, Makassar - Bulukumba, hingga Makassar - Selayar.
Program tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah instansi dan perusahaan, termasuk Pertamina, PT Kawasan Industri Makassar (KIMA), Bulog, Semen Tonasa, Pelindo, hingga Pegadaian.