4 Simbol Tersembunyi di Balik Kelezatan Kuliner Imlek

Tradisi menikmati hidangan khusus Imlek tersebut telah dibudayakan oleh warga etnis Tionghoa di berbagai penjuru dunia

Muhammad Yunus
Sabtu, 07 Februari 2026 | 17:38 WIB
4 Simbol Tersembunyi di Balik Kelezatan Kuliner Imlek
Menu ikan garupa kukus dengan kuah bening disajikan secara utuh sebagai simbol kejernihan dan harapan rezeki yang mengalir lancar dan berkesinambungan sepanjang tahun [Suara.com/ANTARA]
Baca 10 detik
  • Bahan masakan Imlek melambangkan keselamatan, kekayaan, dan kebahagiaan, tradisi ini telah dibudayakan warga Tionghoa ratusan tahun.
  • Hidangan Yu Sheng simbol peningkatan rezeki, sementara ikan utuh melambangkan keutuhan dan kelancaran hidup.
  • Mie panjang umur disajikan utuh dua meter melambangkan umur panjang dan kemakmuran, tidak boleh dipotong saat disantap.

Terakhir, taburan biji wijen menjadi simbol harapan agar usaha dan bisnis terus berkembang.

“Spesial di Tahun Kuda Api, kami hadirkan menu Peranakan Jawa Pesisir, sebagai akulturasi budaya Jawa dengan China agar semakin lebih meriah,” kata Putri, event manager.

2. Garoupa kukus Kapitan Cirebon – fillet kerapu putih

Kerapu putih yang disajikan utuh, dikukus dengan jahe dan daun bawang, lalu disiram saus kecap berpadu minyak wijen panas.

Baca Juga:Sop Duren Samata Viral di MTF Market! Rahasia Rasa Bikin Nagih Terungkap

Itulah hidangan khas pesisir Cirebon yang menonjolkan cita rasa alami dan manis lembut daging ikan.

Dalam kepercayaan Tionghoa, ikan tidak boleh disajikan dalam keadaan terpotong-potong karena melambangkan keutuhan, keberlanjutan rezeki, dan kelancaran hidup.

Ikan biasanya diletakkan di tengah meja untuk dibagi bersama, bukan disajikan per porsi.

Menyajikan ikan yang sudah dipotong-potong dipercaya dapat memutus simbol keberuntungan dan rezeki.

“Hal wajib yang perlu ada dalam perayaan makan bersama saat Imlek yang pasti ikan nggak boleh dipotong-potong, karena berkaitan dengan rezeki yang terputus-putus,” kata William Wongso, ahli kuliner yang menguasai seni masakan Eropa dan Asia itu.

Baca Juga:Kilas Balik Apang Paranggi dan Panada: Manis Gurih Jejak Portugis di Dapur Sulawesi

Laut dipandang sebagai sumber rezeki yang luas dan tak terbatas, sehingga hidangan laut dalam tradisi Imlek bukan sekadar lambang rezeki.

Ikan dikenal sebagai makhluk yang mampu menerabas arus sungai, terus bergerak maju meski menghadapi tekanan dari depan.

Filosofi ini dimaknai sebagai ketangguhan, keberanian menghadapi tantangan, dan semangat pantang mundur dalam menjalani kehidupan.

Ilustrasi sajian mie panjang umur (Envato Elements)
Ilustrasi sajian mie panjang umur (Envato Elements)

3. Mie Panjang Umur Keluarga Bhe

Mi panjang umur (siu mie) yang ditumis dengan sayuran segar, udang, daging kepiting manis, dan aneka boga bahari lainnya menghasilkan cita rasa yang gurih dan sedap.

Hidangan ini disajikan utuh dengan panjang mencapai dua meter tanpa terputus, melambangkan harapan akan umur panjang, kemakmuran, dan kelancaran rezeki di tahun yang akan datang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini