Dari UKT hingga Riset, Ini Aspirasi Sivitas Akademika untuk Calon Rektor Unhas

Universitas Hasanuddin mulai menggelar rangkaian penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi bagi Calon Rektor Unhas Periode 20262030

Muhammad Yunus
Senin, 06 Oktober 2025 | 19:58 WIB
Dari UKT hingga Riset, Ini Aspirasi Sivitas Akademika untuk Calon Rektor Unhas
Universitas Hasanuddin menggelar rangkaian penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi bagi Calon Rektor Unhas Periode 2026–2030, Senin (6/10) [Suara.com/Humas Unhas]
Baca 10 detik
  • Masing-masing menyampaikan kertas kerja berisi pokok-pokok pikiran, strategi, arah kebijakan, serta rencana program kerja
  • Arah kebijakan strategis calon rektor patut diapresiasi, tetapi perlu disertai program prioritas
  • Pendanaan pendidikan di Unhas masih belum merata dan belum sepenuhnya berpihak kepada mahasiswa

SuaraSulsel.id - Universitas Hasanuddin (Unhas) mulai menggelar rangkaian penyampaian gagasan dan penjaringan aspirasi bagi Calon Rektor Unhas Periode 2026–2030.

Agenda ini dibuka pada Senin (6/10) di Aula Prof. Fachruddin, Sekolah Pascasarjana, sebagai sesi perdana untuk Zona A (Saintek dan SPS) yang mencakup Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Sekolah Pascasarjana, serta Fakultas Vokasi.

Acara yang dipandu oleh Prof. Daeng Paroka ini menghadirkan enam bakal calon rektor.

Masing-masing menyampaikan kertas kerja berisi pokok-pokok pikiran, strategi, arah kebijakan, serta rencana program kerja yang diselaraskan dengan Rencana Pengembangan (RP) Unhas 2030.

Baca Juga:Aturan Pemilihan Rektor Unhas : Boleh Ajak Makan-makan Senator, Tapi..

Selain pemaparan gagasan, forum ini juga menjadi ruang interaksi terbuka bagi sivitas akademika untuk menyampaikan aspirasi, kritik, maupun harapan bagi pengembangan Unhas lima tahun ke depan.

Aspirasi Dosen dan Tenaga Pendidik

Dalam sesi dialog, sejumlah dosen menyoroti persoalan strategis. Prof. Yusran Yusuf menekankan perlunya perbaikan kualitas praktik lapang, terutama di fakultas agrikompleks yang dinilai menurun akibat keterbatasan anggaran.

Kondisi ini, menurutnya, berdampak pada menurunnya keterlibatan mahasiswa.

Ia juga mengapresiasi pencapaian Unhas di tingkat nasional maupun internasional, namun menilai perlu percepatan pada peringkat global seperti QS Ranking.

Baca Juga:Terobosan Unhas! Ayam Alope: Lebih Cepat Tumbuh, Lebih Hemat Pakan, Lebih Untung

“Selain itu, penting membentuk unit usaha untuk meningkatkan kesejahteraan dosen. Saya berharap rektor terpilih memastikan tidak ada mahasiswa yang berhenti kuliah karena kendala biaya,” ujarnya.

Prof. Winarni menambahkan, arah kebijakan strategis calon rektor patut diapresiasi, tetapi perlu disertai program prioritas yang memiliki ukuran kualitatif, bukan sekadar target angka.

“Unhas menghadapi tantangan mempertahankan capaian SDGs Award yang sudah diraih berturut-turut,” ungkapnya.

Sementara itu, seorang dosen Fakultas Vokasi menyoroti pentingnya pengembangan pendidikan vokasi agar menjadi kekuatan strategis Unhas menuju World Class University (WCU).

Ia juga mendorong peningkatan riset kolaboratif lintas disiplin serta optimalisasi laboratorium melalui wadah terpadu yang memudahkan akses bagi seluruh sivitas akademika.

Suara Mahasiswa dan Dosen Muda

Aspirasi juga datang dari mahasiswa. Yulistia Anggriani menilai pendanaan pendidikan di Unhas masih belum merata dan belum sepenuhnya berpihak kepada mahasiswa.

Menurutnya, dana riset serta dukungan kesejahteraan mahasiswa perlu diperkuat.

“Saya berharap ada kesadaran kolektif memperkuat nilai pendidikan, agar tidak ada lagi mahasiswa yang kesulitan dalam proses banding UKT,” kata Yulistia.

Nurfadhilla, dosen muda Unhas, turut menyampaikan pandangan terkait sistem digitalisasi.

Ia mengapresiasi langkah digitalisasi yang telah ditempuh, tetapi menilai masih ada tantangan dalam efisiensi manajemen data.

“Proses permintaan data kerap memakan waktu lama. Saya berharap ada pembenahan sistem manajemen data yang lebih transparan, harmonisasi antar fakultas, serta peningkatan sharing resources. Selain itu, distribusi pengajaran perlu ditata kembali, dan sistem penggajian dosen harus lebih proporsional,” jelasnya.

Komitmen Calon Rektor

Beragam masukan tersebut menjadi catatan kritis bagi para bakal calon rektor. Dalam penutup, masing-masing calon menyatakan akan menjadikan aspirasi sivitas akademika sebagai bahan penguatan kertas kerja mereka.

Rektor Unhas saat ini, Prof. JJ, yang turut hadir, menegaskan bahwa sebagian besar aspirasi telah mulai diupayakan pada periode sekarang dan akan dimatangkan dalam rencana pengembangan selanjutnya.

Rangkaian penyampaian gagasan ini masih akan berlanjut untuk zona lainnya, dengan harapan setiap kelompok sivitas akademika dapat memberikan kontribusi ide dalam menentukan arah Unhas menuju 2030.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini