Jusuf Kalla: Indonesia Akan Menjadi Pengekspor Plasma Darah

Groundbreaking Fasilitas Plasma Fraksionasi pertama di Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat

Muhammad Yunus
Selasa, 05 Desember 2023 | 15:22 WIB
Jusuf Kalla: Indonesia Akan Menjadi Pengekspor Plasma Darah
Ketua Umum Palang Merah Indonesia atau PMI Jusuf Kalla menghadiri Groundbreaking Fasilitas Plasma Fraksionasi pertama di Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, Selasa, 5 Desember 2023 [SuaraSulsel.id/Tim Media JK]

SuaraSulsel.id - Ketua Umum Palang Merah Indonesia atau PMI Jusuf Kalla menghadiri Groundbreaking Fasilitas Plasma Fraksionasi pertama di Indonesia yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Jawa Barat, Selasa, 5 Desember 2023.

Dalam kesempatan tersebut, JK menegaskan, kehadiran pabrik Plasma ini merupakan upaya dan kerja keras dari PMI selama kurang lebih lima belas tahun.

"Jadi ini upaya yang diinisiasi oleh PMI selama 15 tahun. Banyak hal yang telah dilewati termasuk melewati 4 menteri. Tapi akhirnya baru tercapai tahun ini," kata JK, yang juga Wakil Presiden RI ke 10 dan 12 tersebut.

Dalam kesempatan tersebut ia memaparkan, bahwa selama 15 tahun ini, PMI telah melakukan hal mubazzir terkait plasma darah.

Baca Juga:Mahasiswa dan Dosen Unhas Diasingkan ke Moncongloe Karena Dituduh Anggota PKI

Pasalnya. PMI di seluruh daerah di Indonesia telah bekerja keras mengumpulkan lebih dari lima juta kantung darah setiap tahunnya. Namun plasma darah terbuang sia-sia.

"Kita setengah mati mengumpulkan lima juta kantong darah setiap tahun dan 20 persen di antaranya adalah plasma yang terbuang sia-sia karena pengolahan tidak ada," ujar JK lagi.

JK menambahkan, dengan keberadaan pabrik plasma darah di Indonesia maka kebutuhan tentang plasma sudah tidak akan diimpor dari negara lain. Bahkan ke depan, Indonesia justru akan menjadi negara pengekspor plasma darah.

Selain faktor bisnis, lanjut JK, hal lain yang menjadi prioritas adalah persoalan kemanusiaan. Makanya PMI meminta kepada Biofarma agar menerapkan harga yang tidak terlalu mahal.

"Ini untuk kemanusiaan. Saya minta sama dengan harga di Thailand," katanya lagi.

Baca Juga:Waspada Uang Palsu Jelang Natal dan Tahun Baru, Bank Indonesia: Cek Setiap Transaksi

Lebih jauh JK mengingatkan kerja keras PMI di seluruh Indonesia dalam mengumpulkan para pendonor dalam setiap tahunnya. Bagi JK, persoalan tersebut adalah hal yang sulit dibanding pembuatan pabrik.

Saat ini PMI memiliki 225 UDD di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, baru 18 UDD yang mendapat sertifikasi. PMI menargetkan, sebanyak 50 UDD harus bisa tersertifikasi untuk dapat menghasilkan 400 ribu liter plasma per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini