Bahtiar Baharuddin: Jangan Bilang Sulsel Baik-baik Saja, Ini Momentum Bertobat

Bahtiar Baharuddin mengatakan HUT Sulsel ke-354 tahun jadi momentum untuk semua pihak bertobat

Muhammad Yunus
Kamis, 19 Oktober 2023 | 16:59 WIB
Bahtiar Baharuddin: Jangan Bilang Sulsel Baik-baik Saja, Ini Momentum Bertobat
Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin mengatakan HUT Sulsel ke-354 tahun jadi momentum untuk semua pihak bertobat, Kamis 19 Oktober 2023 [SuaraSulsel.id/Humas Pemprov Sulsel]

Sulsel kaya akan alamnya baik daratan-pegunungan, laut-pesisirnya. Namun masih banyak lahan yang tidak termanfaatkan dan terlantar sebanyak 5 juta hektar. "Tidak menghasilkan apa-apa, buat kemanusiaan, kehidupan, kesejahteraan, kebaikan. Demikian juga dengan laut yang luas tidak signifikan membawa perbaikan penghasilan," ujarnya.

Solusi yang dihadirkan melalui program di bidang pangan untuk mengatasi hal tersebut diantaranya melalui program pangan budidaya pisang dan rumpon.

Lanjutnya, Sulsel harus dibangun dengan paradigma baru, introspeksi melihat keadaan, menatap masa depan yang baru. Sulsel bukan sekedar pusat Indonesia timur, landskap ekonomi telah berubah. Sulsel adalah pusat lintang utara perdagangan dunia di timur.

Korupsi Masih Tinggi

Baca Juga:Kepala Kejaksaan Tinggi Sedih Lihat Tingginya Korupsi di Sulawesi Selatan

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Leonard Eben Hezer Simanjuntak menyoroti tingginya kasus korupsi di Sulsel.

Hal tersebut dikatakan Leonard di rapat paripurna Hari Ulang Tahun Sulsel ke 354 di kantor DPRD Sulsel, Kamis, 19 Oktober 2023.

Ia mengaku banyak yang sangat dibanggakan dari tanah Sulawesi Selatan. Daerah ini sudah menjadi bukti peradaban di dunia.

Namun di balik kebanggaan itu, ada hal yang sangat memprihatinkan. Yakni tingginya angka kasus korupsi.

"Ada rasa keprihatinan mendalam selama saya bertugas delapan bulan ini. Kami sudah menangani 92 perkara korupsi," kata Leonard.

Baca Juga:Nelayan Sulawesi Selatan Menembus Perbatasan Demi Ikan, Konflik dan Masalah Klasik BBM

"Kejati telah menangani penyidikan 21 perkara di kejaksaan tinggi dan di kejaksaan negeri ada 71 perkara dalam delapan bulan ini," jelasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini