Lalu kenapa dinamakan kacang disko?
Konon, istilah disko merupakan singkatan dari 'diskotek', sebutan orang Indonesia untuk 'discotheque'.
Kata 'discotheque' berasal dari Bahasa Perancis untuk menyebut klub dansa. Istilah tersebut merujuk pada penamaan musik pengiring dansa Afrika-Amerika.
Nama disko jadi julukannya karena proses pembuatannya yang digoyang-goyang di nampan lebar. Mirip seperti saat dansa di diskotik. Proses tersebut bertujuan agar adonan tepung bisa menempel sempurna pada kacang.
Baca Juga:5 Istana Raja di Sulawesi Selatan, Keindahannya Membawa Wisatawan ke Masa Lampau
Sementara versi lain menyebut, kalau nama disko dipilih karena saat dimakan menimbulkan bunyi kress yang berirama. Bunyinya itulah yang disebut-sebut mirip suara musik disco yang diputar oleh DJ.
6. Sirup Markisa
Selain sirup DHT, ada juga sirup markisa yang bisa jadi ole-ole khas Makassar. Selain enak, ternyata ada banyak manfaat baik bagi tubuh juga yang bisa kamu rasakan, seperti menjaga kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan kronis.
Kontributor : Lorensia Clara Tambing
Baca Juga:Pj Gubernur Sulsel Pakai Mobil Dinas Land Cruiser yang Pernah Dipakai Jokowi