Sejak itulah minyak gosop cap tawon dikenal. Bahkan orang eropa menyebutnya minyak ajaib.
Baru kemudian pada tahun 1984, merek To Boo Loeng diganti dengan Minyak Gosok Cap Tawon yang menjadikannya semakin dikenal masyarakat di seluruh Indonesia. Bahkan pernah diekspor 1,6 ton ke inggris.
3. Bakso Ati Raja
Jika berkunjung ke Makassar, ini adalah makanan yang wajib dicicipi selain coto dan pallubasa. Namanya bakso ati raja.
Baca Juga:5 Istana Raja di Sulawesi Selatan, Keindahannya Membawa Wisatawan ke Masa Lampau
Bakso Ati Raja sudah ada sejak tahun 1995. Awalnya sang pemilik Bakso Ati Raja, Lim Hook Moe menjual jalangkote yaitu makanan khas Makassar sejenis pastel yang berisi sayuran. Mereka berjualan keliling saat itu.
Namun, ketika ingin mencoba membuat kreasi baru dan berjualan bakso, mereka justru salah adonan. Akhirnya karena modal pas-pasan dan sayang bahan yang sudah digunakan, mereka pun menjualnya.
Ternyata masyarakat justru suka. Mereka kemudian menyebutnya gorengan.
Dari situ kemudian berkembang. Mereka berhasil membuat bakso daging sapi yang enak. Namun, gorengan yang salah adonan tersebut juga tetap dijual dan menjadi bakso goreng.
Bakso Ati Raja pertama kali dibuka di jalan Gunung Merapi. Kini sudah punya tujuh cabang di kota Makassar dan beberapa di Jakarta.
Baca Juga:Pj Gubernur Sulsel Pakai Mobil Dinas Land Cruiser yang Pernah Dipakai Jokowi
Bakso ati raja juga sudah dikemas dalam bentuk frozen. Cocok untuk dijadikan ole-ole saat sedang berlibur ke kota Makassar.