Viral Pengemis di Makassar Beri Uang ke Pengendara Motor, Ternyata Bayar Cicilan

Video pengemis memberi uang ke pengendara roda dua viral di media sosial

Muhammad Yunus
Senin, 19 Juni 2023 | 20:32 WIB
Viral Pengemis di Makassar Beri Uang ke Pengendara Motor, Ternyata Bayar Cicilan
Video pengemis memberi uang ke pengendara roda dua viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraSulsel.id - Video pengemis memberi uang ke pengendara roda dua viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam video yang beredar luas, seorang pengemis wanita terlihat memberi sejumlah uang ke pengendara roda dua di depan Makassar Town Square atau M'Tos, di jalan Perintis Kemerdekaan. Pengambil video menulis pengemis tua itu menyetor ke bosnya.

Sekilas, pengemis yang tidak diketahui identitasnya itu memang menyerahkan sejumlah uang ke pengendara motor yang berboncengan. Ia terlihat menghitung lembaran uang kertas dan recehan dari dalam kaleng.

Sementara, wanita yang membonceng menerima uang pemberian tersebut sebanyak dua kali.

Baca Juga:KPK Periksa Mantan Kepala Bea Cukai Makassar Andhi Pramono

Usut punya usut, pengemis itu ternyata berutang barang ke pengendara motor tersebut. Kejadian itu terjadi pekan lalu di depan mal M'Tos Makassar.

"Jadi itu informasi keliru. Yang benar adalah pengemis itu meminjam dan membayar utangnya," ujar Fajar_Putra dalam akun media sosialnya di Tiktok.

Akun tersebut menuliskan pengendara dalam video itu adalah ayah dan anak. Mereka sedang menagih cicilan ke wanita tersebut.

Utang itu berupa kredit barang yang belum lunas. Sementara, mereka sudah berulang kali menagih ke rumah pengemis wanita dalam video.

"Tapi susah ditemui karena tempat kerjanya berpindah-pindah. Kadang juga mengaku tidak punya uang," jelasnya.

Baca Juga:Ratusan Produk UMKM Terjual di Bazar Pikataka, Relawan SandiUno Makassar Juga Berikan Gerobak Gratis Bagi Wirausaha Muda

Fajar mengaku, anak dalam video tersebut mengancam akan melaporkan akun-akun yang menyebarluaskan video tersebut dengan narasi yang tidak benar.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini