SuaraSulsel.id - Menurut SPARC atau Stalking Prevention, Awareness, and Resource Center, setiap tahun diperkirakan 6 hingga 7,5 juta orang mengintai atau stalking di Amerika Serikat.
Selain menyebabkan tekanan emosional dan psikologis, penguntitan juga dapat menyebabkan kekerasan fisik dan seksual.
Lantas apa pengertian stalking? Menurut SPARC, stalking atau menguntit adalah pola perilaku yang diarahkan pada orang tertentu yang akan menyebabkan orang yang berakal sehat takut akan keselamatan orang tersebut atau keselamatan orang lain; atau menderita tekanan emosional yang substansial.
Seringkali, orang yang menguntit orang lain membuat ancaman atau bermaksud menyakiti orang tersebut dengan cara tertentu.
Baca Juga:Pengertian Stalking dan Cara Mengatasinya Agar Tetap Aman
Selain itu, penguntitan juga dapat terjadi secara online, dan versi ini sering disebut cyberstalking.
Beberapa contoh penguntitan termasuk komunikasi non-konsensual, mengirim hadiah yang tidak diinginkan, meninggalkan barang aneh untuk target, mengikuti target, menunggu target, merusak properti target, dan membuat ancaman.
Bisa juga mencemarkan nama baik karakter target, melecehkan target secara online, memposting informasi palsu secara online, dan menyebarkan rumor.
Seperti kekerasan dalam rumah tangga, menguntit adalah tentang kekuasaan dan kontrol dan dapat meningkat menjadi perilaku yang berbahaya dan mengancam jiwa.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menanggulangi stalking:
Baca Juga:4 Hal yang Perlu Kamu Lakukan agar Tidak Stalking Media Sosial Mantan
1. Cari tempat aman