Ratusan Pemilih Pemula Jadi Peserta Sekolah Kebangsaan Tular Nalar di Kota Makassar

Sekolah Kebangsaan digelar di 37 Provinsi di Indonesia

Muhammad Yunus
Selasa, 15 November 2022 | 07:48 WIB
Ratusan Pemilih Pemula Jadi Peserta Sekolah Kebangsaan Tular Nalar di Kota Makassar
Program Tular Nalar yang menyasar Gen-Z digelar di Kota Makassar, Senin 14 November 2022 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

SuaraSulsel.id - Sekolah Kebangsaan digelar di 37 Provinsi di Indonesia. Kota Makassar menjadi daerah pelaksana pertama Sekolah Kebangsaan dan sekaligus menjadi role model bagi provinsi lainnya.

Ketua Mafindo Makassar Arnida mengatakan, Sekolah Kebangsaan adalah pelatihan Program Tular Nalar yang menyasar Gen-Z di 37 Provinsi di Indonesia.

Sebagai first time voters (pemilih pemula), yang harus dipersiapkan dan dipaparkan sedini mungkin dengan konsep democratic and political resilient dan digital citizenship.

"Dengan demikian diharapkan pada tahun 2024 para pemilih pemula dapat dengan sadar dan bertanggung jawab mendukung iklim demokrasi dan politik yang kondusif," ujarnya, Senin 14 November 2022.

Baca Juga:7 Fakta Selebgram Makassar Diciduk Polisi, Terlibat Jaringan Prostitusi Online hingga Pasang Tarif Jutaan Rupiah

Arnida juga mengatakan, setelah mendapatkan pelatihan Sekolah Kebangsaan dari para fasilitator bersertifikat TOT, para peserta akan dapat mempraktikkan democratic and political resilient dan digital citizenship, melalui konten digital di media sosial yang mereka miliki.

"Semoga Kota Makassar sebagai pelaksana Sekolah Kebangsaan Program Tular Nalar ini dapat menjadikan kegiatan ini sebagai momentum lahirnya Gen-Z yang cakap, cerdas dan bijak dalam bermedia digital, terutama sebagai first time voters (pemilih pemula) pada pemilu 2021 nanti," ujarnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kominfo Makassar Mahyudin dalam sambutannya mewakili Wali Kota Makassar menjelaskan mengenai kemampuan generasi Z yang cakap dalam digital skill.

Hanya saja digital safety, digital ethics, dan digital culture masih belum memadai. Sehingga rawan terpapar hoaks dan propaganda media.

"Lihat di instagram atau di media sosial lainnya, bad news is good news. Berita jelek menjadi sesuatu yang baik bagi netizen. Buktinya banyak komentar bad news netizen dibanding menyebar berita baik," ujarnya.

Baca Juga:Resep Pallubasa Khas Makassar, Lezatnya Kaya Rempah

Kata Mahyudin, Pemkot Makassar mengapresiasi kehadiran Program Sekolah Kebangsaan Tular Nalar di Makassar. Sebab hadir untuk mengedukasi kaum muda mengenai pentingnya mengutamakan good news ketimbang bad news.

"Tular Nalar menyebarkan berita yang baik, mari kita ikuti yang baik kita tularkan dengan baik kita jadi manusia yang baik," ujarnya.

"Semoga kegiatan ini membangun literasi digital yang baik bagi generasi Z, agar mereka ikut menularkan informasi baik pada masyarakat, berharap literasi digital di Makassar berjalan sesuai harapan," tandas Mahyudin.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan sejumlah materi dari fasilitator seperti diskursus demokrasi dan pemilihan, partisipasi warga negara khususnya dalam Pemilu, menjadi pemilih kritis, dan periksa fakta khususnya mengenai hoaks dan cara menangkalnya.

Tular Nalar, program Mafindo yang didukung google.org menggelar Akademi Digital Lansia dan Sekolah Kebangsaan di Makassar.

Diketahui, dua program ini digelar di 37 Provinsi di Indonesia yang pelaksanaannya dipimpin langsung oleh Program Manager Tular Nalar Mafindo Santi Indra Astuti.

Khusus di Makassar, Akademi Digital Lansia akan digelar pada Rabu (16/11/2022) bekerjasama dengan BKKBN. Sementara Sekolah Kebangsaan telah digelar pada Senin (14/11/2022) di Baruga Anging Mammiri.

Peserta Sekolah Kebangsaan berjumlah 110 orang terdiri dari siswa dan mahasiswa dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di Makassar.

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Kominfo Makassar Mahyudin yang mewakili Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, dan Ketua Mafindo Makassar Arnidah.

Ada delapan fasilitator yang diturunkan dalam kegiatan Sekolah Kebangsaan di antaranya Andi Fauziah Astrid, Fajrin Baids, Dian Ismidiati, Muhajir, Nurul Septiani, Sahid, Andriani, dan Fifi Fajriani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini