- Ketua Pos PGA Lokon Armando Manguleh menyatakan frekuensi kegempaan vulkanik dangkal Gunung Lokon di Tomohon kembali meningkat.
- Petugas mencatat aktivitas tersebut pada pengamatan 25 September 2026 dan menetapkan status gunung pada Level II Waspada.
- Pos PGA mengimbau warga dan wisatawan agar tidak beraktivitas dalam radius 1,5 kilometer dari Kawah Tompaluan.
SuaraSulsel.id - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) mengimbau warga mematuhi rekomendasi usai frekwensi kegempaan vulkanik dangkal Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara kembali meningkat.
"Memang mengalami fluktuatif (kegempaan). Ini masih bagian dari rangkaian peningkatan kegempaan beberapa waktu lalu," kata Ketua Pos PGA Lokon, Armando Manguleh di Tomohon, Sabtu (26/9).
Dia menjelaskan, pada periode pengamatan tanggal 25 September 2026, terekam sebanyak sembilan kali gempa embusan dengan amplitudo antara 5-38 milimeter selama 10-68 detik.
Terekam juga sebanyak 25 kali gempa vulkanik dangkal amplitudo 2-7 milimeter dengan durasi 3-15 detik, serta delapan kali gempa tektonik jauh amplitudo 2-40 milimeter, S-P tidak terbaca dengan durasi 19-131 detik.
Baca Juga:3.000 Kg Cabai Rawit di Makassar Dijual ke Sulawesi Utara
"Tingkat aktivitas Gunung Lokon saat ini Level II (Waspada)," ujarnya.
Dia berharap beberapa rekomendasi dipatuhi di antaranya, masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati dan melakukan aktivitas di dalam radius 1.5 kilometer dari Kawah Tompaluan.
Jika terjadi letusan dan hujan abu, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah, dan apabila berada di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).
Pos PGA Lokon pada hari Selasa (22/9) merekam sebanyak 29 kali gempa vulkanik dangkal, di Rabu (23/9) sebanyak 32 kali gempa vulkanik dangkal dan di hari Kamis (24/9) sebanyak 11 kali gempa vulkanik dangkal.
Pada kondisi normal kegempaan Gunung Lokon diperkirakan 10-20 kali.
Baca Juga:Tim Medis Sulsel Operasi Ibu Hamil di Tenda Pengungsian Manggarai
Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meningkatkan status Gunung Lokon dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) sejak pukul 12.00 WITA pada 3 September 2025.
Status Gunung Lokon kemudian diturunkan kembali menjadi Level II (Waspada) pada 25 Oktober 2025.