Anggota DPR RI Dedi Mulyadi Diteriaki Duren Sawit: Duda Keren Banyak Duit

Saat menjalani kegiatan di Kampung Nagrog, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta

Muhammad Yunus
Kamis, 29 September 2022 | 14:59 WIB
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi Diteriaki Duren Sawit: Duda Keren Banyak Duit
Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi saat memperbaiki atap rumah seorang janda di Purwarkarta.

SuaraSulsel.id - Anggota DPR RI Dedi Mulyadi diteriaki 'duren sawit' alias duda keren banyak duit. Oleh ibu-ibu saat menjalani kegiatan di Kampung Nagrog, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

"Sebelum pergi ke Gedung DPR kita jalan-jalan menyusuri rumah warga,” kata Dedi melalui sambungan telepon, di Purwakarta, Kamis 29 September 2022.

Saat menyusuri permukiman warga, ia melihat satu rumah semi permanen yang kondisinya hampir roboh dan tidak layak huni.

Rumah tersebut rupanya dihuni oleh Nani dan tiga orang anaknya. Sementara suaminya, Suhanta, telah meninggal dunia karena sakit.

Baca Juga:Pantas Dedi Mulyadi Kepincut Ambu Anne, Bupati Purwakarta itu Ternyata Dulu Pernah Jadi Ini

Ada kejadian lucu saat Dedi Mulyadi berkunjung ke rumah Nani untuk merobohkan rumah tidak layak huni itu agar bisa direnovasi ulang.

Dedi memutuskan untuk ikut gotong royong bersama warga setempat membongkar rumah dengan menaiki genting hingga mencopoti satu per satu.

Saat menaiki genting, Dedi melontarkan ungkapan yang menggelitik. "Ini bukan frustasi mau bunuh diri, bukan," teriaknya disaksikan ibu-ibu.

Lalu terdengar teriakan dari sekelompok ibu menyebutkan Dedi dengan sebutan "duren sawit" alias duda keren banyak duit

"Duren sawit, duda keren banyak duit. Calon duren sawit, duda keren banyak duit," teriak ibu-ibu.

Baca Juga:Meski Digugat Cerai, Tak Halangi Dedi Mulyadi Beraktivitas, Kini Dia Mendesak Pemerintah Ganti Rugi Sapi Mati Akibat PMK

Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi hanya tertawa.

Baru-baru ini publik dihebohkan dengan isu perceraian Dedi Mulyadi dengan istrinya yang Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

Keduanya akan menjalani sidang perdana di Pengadilan Agama Purwakarta pada Rabu, 5 Oktober 2022.

Dedi Mulyadi menyampaikan baginya apa pun yang terjadi saat ini tak menjadi halangan untuk bermanfaat bagi orang lain.

Ia mengaku akan terus bekerja dan berusaha membahagiakan masyarakat.

“Kita terus bekerja untuk masyarakat, saya tidak akan pernah peduli dengan apa yang saya hadapi. Karena yang terpenting hidup ini bermanfaat untuk orang lain,” katanya.

News

Terkini

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mendorong pembangunan daerah

News | 14:55 WIB

Terdakwa pelanggaran HAM berat Papua Isak Sattu hanya bisa menangis haru

News | 14:45 WIB

Isak Sattu hanya bisa menangis haru usai mendengar putusan hakim

News | 14:20 WIB

Sejumlah media asing menyoroti pengesahan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) menjadi KUHP

News | 13:26 WIB

Korban dikenal pekerja keras dan tulang punggung keluarga

News | 11:35 WIB

Pemprov Sulsel berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif

News | 10:40 WIB

Majalah Time menobatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky

News | 09:37 WIB

Tim relawan BRI juga telah membantu proses evakuasi warga yang terisolir akibat rerentuhan pasca gempa.

News | 20:52 WIB

Dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan perekonomian masyarakat

News | 17:30 WIB

Bukan kasus dugaan uang koordinasi tambang ilegal yang menyeret nama Kabareskrim Polri

News | 16:28 WIB

Apresiasi kepada perusahaan yang telah mempekerjakan penyandang disabilitas

News | 13:30 WIB

P2DD Provinsi Sulsel raih penghargaan provinsi terbaik di KTI

News | 12:34 WIB

Prakiraan cuaca Sulawesi Barat dan sekitarnya

News | 07:12 WIB
Tampilkan lebih banyak